Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memberikan sosialisasi buku cerita rakyat di aula SDN Semampir 1 Kecamatan Kraksaan, Kamis dan Jum’at (7-8/7/2022).
Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Disdikbud Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi didampingi Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Kabupaten Probolinggo Sri Agus Indariyati ini diikuti oleh 105 Ketua KKG yang dibagi menjadi 2 (dua) gelombang.
Selama kegiatan mereka mendapatkan materi buku cerita rakyat dengan judul Bunga Rampai oleh Analis Kebijakan Muda Disdikbud Kabupaten Probolinggo Like Lidyawati dan menggerakkan literasi dengan scenario kegiatan yang menarik oleh Korwil Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Kraksaan Sofiah Hastuti.
Kepala Disdikbud Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi mengatakan bahwa profesi sebagai guru ini merupakan panggilan hati. Dimana di dalam setiap melakukan gerak langkah memberikan pengalaman belajar kepada peserta didik harus disertai dengan keikhlasan dalam menyajikan pembelajaran.
“Begitu juga perlu rasa tulus dan ikhlas sehingga apa yang diperoleh betul-betul bermanfaat bagi diri sendiri dan keluarganya. Ayo segera melakukan percepatan, bagaimana realisasi agar anak-anak kita itu menjadi anak-anak yang gemar membaca. Sebab kita budaya bacanya masih sangat rendah,” katanya.
Sementara Analis Kebijakan Muda Disdikbud Kabupaten Probolinggo Like Lidyawati menyampaikan kegiatan ini dilakukan untuk menggerakkan kembali guru-guru agar lebih membumikan literasi di sekolah mereka masing-masing. Bagaimana guru-guru mengemas sebuah kegiatan atau beragam kegiatan yang tujuannya anak-anak gemar membaca.
“Banyak ragam kegiatan yang dilakukan oleh guru kegiatan, sehingga tidak membosankan bagi anak-anak. Meskipun dengan satu media yang sama, tetapi mereka mempunyai ragam kegiatan yang berbeda-beda sehingga karya yang ditampilkan juga berbeda-beda,” ujarnya.
Like mencontohkan gaya cerita dalam bentuk sinopsis. Kemudian anak-anak membuat puisi dan membuat cerita pendek. Kemudian menceritakan kembali dan masih banyak kegiatan-kegiatan yang sifatnya dikemas menyenangkan bagi peserta didik.
“Ragam kegiatan yang dilakukan oleh guru ini akan membawa hal yang banyak manfaatnya bagi siswa, utamanya anak-anak bisa lebih tertarik dan minat untuk mengambil buku-buku cerita yang sudah disajikan yang ada di Kabupaten Probolinggo,” terangnya.
Lebih lanjut Like menerangkan buku ini adalah karya dari guru-guru Kabupaten Probolinggo tentang asal-usul daerah-daerah yang ada di Kabupaten Probolinggo. Kemudian dikembangkan menjadi sebuah kegiatan yang tujuannya untuk menggerakkan dan membumikan literasi di Kabupaten Probolinggo.
“Dengan sosialisasi buku cerita rakyat ini diharapkan guru-guru mampu mendesain beragam kegiatan yang mengarah pada kegiatan literasi dan menumbuhkan minat baca bgi peserta didik di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (wan)
