Thursday, October 8, 2026
Depan > Pendidikan > Kemenag Kabupaten Probolinggo Minta Pengawas Perkuat Pembinaan dan Jaga Marwah Madrasah

Kemenag Kabupaten Probolinggo Minta Pengawas Perkuat Pembinaan dan Jaga Marwah Madrasah

PROBOLINGGO – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo Samsur mengumpulkan seluruh pengawas madrasah jenjang MI, MTs dan MA untuk mengikuti pembinaan terpadu di Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat fungsi pengawasan dan pembinaan madrasah pasca peristiwa yang menjadi perhatian publik beberapa waktu terakhir. Pembinaan tersebut dihadiri Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah Abdul Aziz bersama seluruh pengawas madrasah serta stakeholder terkait.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo Samsur menegaskan pengawas madrasah merupakan representasi Kementerian Agama yang memiliki tanggung jawab menjaga mutu pendidikan, membina madrasah dan memastikan seluruh kegiatan di lingkungan madrasah berjalan sesuai regulasi, etika serta nilai-nilai keagamaan.

“Menjaga marwah lembaga pendidikan keagamaan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari menjaga marwah Kementerian Agama. Jangan pernah menganggap sepele setiap kegiatan di madrasah. Pengawas harus hadir sebelum muncul persoalan, bukan setelah persoalan menjadi perhatian publik,” katanya.

Menurut Samsur, setiap dinamika yang terjadi di madrasah harus menjadi bahan evaluasi bersama. “Pengawas saya minta lebih aktif melakukan pembinaan, pendampingan, monitoring dan evaluasi secara berkala agar berbagai potensi persoalan dapat dicegah sejak dini,” jelasnya.

Pengawas madrasah jenjang MI, MTs dan MA mengikuti pembinaan terpadu di Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo. (Foto : Kemenag)

Samsur menegaskan keberhasilan seorang pengawas tidak hanya diukur dari kelengkapan administrasi, tetapi juga dari kemampuannya membangun budaya mutu, memperkuat karakter madrasah serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama.

“Saya meminta seluruh pengawas meningkatkan frekuensi pembinaan di lapangan. Jangan hanya hadir saat supervisi administrasi, tetapi pastikan setiap madrasah memahami batasan, menjaga etika serta menyelenggarakan kegiatan yang mencerminkan nilai-nilai Islam dan menjadi teladan bagi masyarakat,” terangnya.

Lebih lanjut Samsur mengingatkan seluruh jajaran Kementerian Agama agar memiliki kepekaan terhadap setiap persoalan yang berpotensi memengaruhi citra lembaga. “Satu peristiwa dapat mempengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap madrasah secara luas. Karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab moral dan institusional untuk menjaga nama baik madrasah dan Kementerian Agama melalui pembinaan yang berkesinambungan,” tandasnya.

Melalui pembinaan terpadu tersebut, Kemenag Kabupaten Probolinggo menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengawasan, meningkatkan kualitas pembinaan serta memastikan seluruh madrasah di Kabupaten Probolinggo terus menjadi lembaga pendidikan yang unggul, berintegritas dan menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info