Thursday, October 8, 2026
Depan > Pemerintahan > Pemkab Berikan Pembinaan BLUD Bidang Kesehatan dan BUMD

Pemkab Berikan Pembinaan BLUD Bidang Kesehatan dan BUMD

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Bagian Perekonomian dan SDA memberikan pembinaan BLUD bidang kesehatan dan BUMD di ruang pertemuan Tengger Kantor Bupati Probolinggo, Kamis (2/2/2023).

Kegiatan yang mengambil tema “Strategi dan Upaya Peningkatan Kinerja BLUD dan BUMD” diikuti oleh 33 Puskesmas, 2 RSUD, 2 BUMD, 1 Dewan Pengawas BUMD dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Pembinaan yang dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari ini dihadiri oleh narasumber dari Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur dan Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Probolinggo Jurianto.

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk mewujudkan pengelolaan BLUD dan BUMD yang berkinerja dan mandiri,” ujar Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Probolinggo Jurianto.

Sementara Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari mengatakan BLUD adalah sistem yang diterapkan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah atau unit kerja pada Satuan Kerja Perangkat Daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mempunyai fleksibilitas dalam pola pengelolaan keuangan sebagai pengecualian dan ketentuan pengelolaan daerah pada umumnya.

“Sedangkan BUMD sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 Tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), tujuan pendirian sebuah badan usaha adalah untuk memberikan manfaat bagi perkembangan perekonomian daerah sesuai dengan potensinya, menyelenggarakan kemanfaatan umum berupa penyediaan barang dan jasa yang bermutu bagi pemenuhan hajat hidup masyarakat, serta untuk memperoleh keuntungan,” katanya.

Menurut Hasyim di Kabupaten Probolinggo telah memiliki BLUD di bidang kesehatan yaitu terdiri dari 2 RSUD dan 33 Puskesmas serta memiliki 2 BMUD yaitu Perumda Air Minum yang bergerak di bidang pelayanan air bersih dan Perusda Rengganis yang bergerak di bidang aneka usaha.

“Menjadi BLUD merupakan langkah strategis untuk memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat di Kabupaten Probolinggo. Hal ini mengingat dengan menjadi BLUD, RSUD dan puskesmas memperoleh keleluasaan dalam mengelola keuangan untuk optimalisasi pelayanan,” jelasnya.

“Selain itu, dalam pengelolaan BUMD juga diperlukan tata kelola serta pembinaan secara berkelanjutan untuk menghasilkan BUMD yang berkualitas dan memberikan pengaruh signifikan terhadap pendapatan daerah,” pungkasnya. (wan)