MADINAH – Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Probolinggo Moh. Barzan Ahmadi memastikan seluruh jamaah haji asal Kabupaten Probolinggo yang mengalami insiden kecelakaan bus di Madinah telah mendapatkan penanganan medis secara cepat dan intensif.
Insiden tersebut terjadi pada Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 10.30 waktu Arab Saudi (WAS) saat rombongan jamaah Kloter 2 SUB dalam perjalanan pulang dari kegiatan city tour menuju percetakan Al-Quran dan Jabal Magnet Madinah. Bus yang membawa jamaah dilaporkan menabrak kendaraan lain yang tiba-tiba memotong jalur sehingga sopir melakukan pengereman mendadak namun tidak sempat menghentikan kendaraan sepenuhnya.
Akibat kejadian tersebut, beberapa jamaah mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan pemeriksaan dari tim kesehatan. Tiga jamaah yakni Dede Abdul Hamid, Suharto dan Inggo Yunico sempat dibawa ke Klinik Haji Indonesia (KHI) untuk menjalani pemeriksaan medis.
“Alhamdulillah, ketiga jamaah yang menjalani pemeriksaan di Klinik Haji Indonesia sudah dipulangkan kembali ke hotel sekitar pukul 14.30 WAS dan saat ini sudah dapat beraktivitas seperti biasa,” kata Barzan.
Selain itu, dua jamaah lainnya yakni Siti Sugi Hartini dan Siti Aisyah juga menjalani pemeriksaan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi (RAS). Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, Siti Aisyah dinyatakan tidak memerlukan tindakan medis lanjutan dan diperbolehkan kembali ke hotel setelah administrasi selesai.
“Untuk Ibu Siti Aisyah kondisinya stabil dan diperbolehkan kembali ke hotel. Sedangkan Ibu Siti Sugi Hartini masih menjalani pemeriksaan lanjutan sehingga kemungkinan sementara harus menjalani perawatan di rumah sakit,” jelasnya.
Barzan menambahkan seluruh proses pendampingan jamaah dilakukan secara maksimal oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kloter, termasuk tenaga kesehatan yang terus mendampingi pasien selama menjalani pemeriksaan.
“Kami terus melakukan koordinasi dengan petugas Daerah Kerja Madinah terkait kebutuhan administrasi jamaah, termasuk pengurusan salinan paspor dan visa. Kami juga memohon doa agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah haji,” pungkasnya. ***
Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info
