Wednesday, December 1, 2021
Depan > Kesehatan > Orang Sembuh dari Virus Corona Capai 88,45%

Orang Sembuh dari Virus Corona Capai 88,45%

Reporter : Hendra Trisianto
GENDING – Orang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (COVID-19) di Kabupaten Probolinggo yang sudah dinyatakan sembuh hingga Rabu (12/8/2020) malam mencapai 245 orang atau setara dengan 88,45% dari total kasus sebanyak 277 orang.

“Saat ini ada tambahan 4 orang yang sudah dianggap sembuh dari virus Corona setelah menjalani isolasi selama 14 hari di rumah sehat Kabupaten Probolinggo,” kata Juru Bicara Ketua Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.

Anang merinci, tambahan 4 orang yang sembuh dari terkonfirmasi COVID-19 ini adalah laki-laki berusia 54 tahun dan perempuan berusia 20 tahun dari Desa Jabungsisir Kecamatan Paiton sebanyak 2 orang, laki-laki berusia 62 tahun dari Desa Kalirejo Kecamatan Dringu sebanyak 1 orang dan perempuan berusia 57 tahun Desa Alaskandang Kecamatan Besuk sebanyak 1 orang.

“Keempat orang yang sudah dinyatakan sembuh dan merupakan kontak erat dari kasus sebelumnya ini masuk ke dalam Klaster Pelangi karena penularannya terjadi secara horizontal dan tidak jelas sumbernya dari mana,” jelasnya.

Menurut Anang, saat ini kondisinya bagus dan sehat. Setelah pulang ke rumahnya, mereka tetap harus melakukan isolasi mandiri di rumahnya selama 14 hari dengan terus menerapkan protokol kesehatan.

“Mereka yang masuk dalam kategori OTG (Orang Tanpa Gejala) ini dianggap sudah sembuh karena sesuai dengan protokol kesehatan sudah selesai masa isolasinya di rumah sehat Kabupaten Probolinggo selama 14 hari,” terangnya.

Anang menambahkan setelah dinyatakan sembuh tetap sesuai dengan prosedur mereka harus melakukan isolasi mandiri di rumahnya selama 14 hari, melakukan protokol kesehatan dan membatasi kegiatan di luar kalau tidak perlu.

“Mereka harus membiasakan diri tetap memakai masker, selalu jaga jarak, cuci tangan sesering mungkin serta tidak keluar rumah apabila tidak perlu. Karena memang masih berpotensi untuk terinfeksi kembali,” pungkasnya. (dra)