Sunday, September 26, 2021
Depan > Pemerintahan > Mulai Bahas Raperda Perubahan APBD 2021

Mulai Bahas Raperda Perubahan APBD 2021

Reporter : Syamsul Akbar
PAJARAKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo bersama dengan DPRD Kabupaten Probolinggo mulai melakukan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kabupaten Probolinggo tahun anggaran 2021.

Pembahasan ini diawali dengan penyampaian Nota Penjelasan Bupati Probolinggo Tentang Rancangan P-APBD Kabupaten Probolinggo tahun anggaran 2021 secara virtual oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Probolinggo, Rabu (18/8/2021).

Rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto Wibowo ini dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Probolinggo. Sementara pihak eksekutif mengikuti secara virtual dari kantornya masing-masing untuk mencegah terjadinya kerumunan di masa pandemi Covid-19.

Dalam Nota Penjelasan Bupati tersebut disampaikan dalam rangka mendukung penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Pemerintah Kabupaten Probolinggo melakukan upaya khusus dalam rangka penanganan Covid-19. Upaya tersebut diantaranya dengan mempertahankan dan atau meningkatkan alokasi anggaran untuk layanan kesehatan dan BLUD Kesehatan.

Realisasi pendapatan daerah sampai dengan akhir 30 Juni 2021 mencapai Rp 823.496.306.048,11 atau 35,25% dari rencana sebesar Rp 2.336.111.676.353,00. Realisasi belanja daerah sampai dengan akhir 30 Juni 2021 mencapai Rp 640.205.141.781,00 atau 25,47% dari rencana sebesar Rp 2.513.845.607.791,00.

Sesuai hasil audit BPK terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah, sisa lebih perhitungan anggaran atau silpa tahun 2020 tercatat sebesar Rp 210.529.023.918,00. Angka tersebut lebih tinggi dari prediksi penetapan APBD tahun anggaran 2021 sebesar Rp 74.999.407.629,00.

Berdasarkan realisasi pendapatan sampai dengan akhir Juni 2021 dan kondisi keuangan negara serta ekonomi makro maka rencana perubahan pendapatan dan belanja, pendapatan daerah mengalami perubahan yang semula dianggarkan sebesar Rp 2.336.111.676.353,00, berubah menjadi sebesar Rp 2.341.112.002.906,00, mengalami kenaikan sebesar Rp 5.000.326.553,00 atau sebesar 0,21% belanja daerah mengalami perubahan yang semula dianggarkan sebesar Rp 2.513.845.607.791,00 berubah menjadi sebesar Rp 2.586.678.804.233,00 atau mengalami kenaikan sebesar Rp 72.833.196.442,00 atau 2,90%.

Penerimaan pembiayaan daerah semula dianggarkan sebesar Rp 205.117.001.438,00 berubah menjadi sebesar Rp 291.949.871.327,00 mengalami kenaikan sebesar Rp 86.832.869.889,00. Pengeluaran pembiayaan daerah semula dianggarkan sebesar Rp 27.383.070.000,00 berubah menjadi sebesar Rp 46.383.070.000,00 mengalami kenaikan sebesar Rp 19.000.000.000,00.

Pembahasan Rancangan P-APBD tahun anggaran 2021 ini akan terus berlanjut kepada Pemandangan Umum (PU) fraksi, Jawasan Eksekutif atas PU Fraksi, pembahasan Banggar dan Tim Anggaran serta Pendapat Akhir (PA) Fraksi terhadap Rancangan P-APBD Kabupaten Probolinggo tahun anggaran 2021. (wan)