Depan > Kemasyarakatan > Make Over Stadion Gelora Merdeka dan Hutan Kota Kraksaan

Make Over Stadion Gelora Merdeka dan Hutan Kota Kraksaan

Reporter : Hendra Trisianto
KRAKSAAN – Sebagai upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat perkotaan akan spot gathering yang representatif dan rekreatif, tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo akan mulai mempercantik Stadion Gelora Merdeka Kraksaan dan Hutan Kota Kraksaan.

Mengingat areal yang cukup luas maka kegiatan make over salah satu ikon Kota Kraksaan ini bakal melibatkan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diantaranya Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Disporaparbud, Disperindag serta Dinas Lingkungan Hidup dengan didukung beberapa mitra CSR.

Saat meninjau Stadion Gelora Merdeka dan Hutan Kota Kraksaan, Plt Bupati Probolinggo Drs HA Timbul Prihanjoko mengemukakan, rencana perbaikan dan make over tersebut dalam rangka peningkatan fungsi stadion sebagai etalase kota. Dimana spot ini bisa dimanfaatkan masyarakat sebagai pusat kegiatan olahraga, berekspresi, bahkan juga tempat rekreasi.

Stadion sebagai etalase kota menurut Plt Bupati Timbul Prihanjoko tentunya harus memiliki infrastruktur yang memadai, baik kualitas stadion, taman, pusat kuliner yang representatif serta memiliki hutan kota sebagai fungsi paru-paru kota.

“Dalam hal ini kami juga turut menggandeng mitra CSR untuk bisa bersinergi. Sedangkan untuk grand desainnya segera akan kami bahas bersama, tentu dengan keyword bagaimana membuat stadion kebanggaan kita ini betul-betul bisa memenuhi kebutuhan masyarakat perkotaan,” ungkapnya.

Menambahkan hal tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Asy’ari menjelaskan beberapa poin utama yang perlu dibenahi pada Stadion Gelora Merdeka dan Hutan Kota adalah infrastruktur stadion, penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan peningkatan fungsi hutan kota.

“Intinya stadion kebanggaan kita ini harus indah dan representatif dan masyarakat bisa lebih betah saat masuk ke areal ini. Tentunya dengan ramainya kunjungan maka tentu kedepannya akan menjadi berkah tersendiri bagi para PKL,” tuturnya.

Sedangkan untuk meningkatkan pemanfaatan pada sisi kegiatan olahraga, Kepala Disporaparbud Sugeng Wiyanto mengaku akan melakukan pembenahan secara paralel. Penyelenggaraan even-even olahraga dan pembenahan infrastruktur stadion harus dilaksanakan bersama.

“Dari sisi kualitas rumput sudah layak, tinggal kita benahi fasilitas utama lainnya seperti tribun penonton dan toilet. Harapan kami di tahun ini sudah ada beberapa event olahraga yang akan kita gelar dengan memanfaatkan stadion ini,” jelasnya.

Sementara dukungan dari mitra Pemkab Probolinggo, CSR & Facility Manager PT. POMI Paiton Bambang Jiwantoro akan bersinergi bersama DLH pada sisi Hutan Kota. Taggline adalah memaksimalkan fungsi hutan kota agar lebih menarik dengan mengedepankan konteks konservasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Beberapa program kegiatan yang akan segera dilaksanakan diantaranya penataan lokasi, penambahan dan penyediaan beberapa fasilitas yang bisa dimanfaatkan masyarakat, PKL, pemuda dan komunitas masyarakat lainnya, namun tetap dengan major issue konservasi lingkungan.

“Kita akan mulai secepatnya, harapannya hutan kota ini benar-benar bisa menjadi paru-paru kota serta menjadi ikon Kota Kraksaan. Sebagai salah kota yang memiliki spot gathering yang berwawasan konservasi lingkungan,” tandasnya.(dra)