Friday, February 23, 2024
Depan > Informasi Layak Anak > Disporapar Berikan Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan Bagi Pelajar

Disporapar Berikan Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan Bagi Pelajar

Reporter : Syamsul Akbar
SUKAPURA – Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo memberikan pelatihan dasar SDM kepariwisataan bagi siswa/pelajar di Hotel Nadia Desa Sapikerep Kecamatan Sukapura, Selasa (5/9/2023).

Pelatihan ini diikuti oleh 37 siswa dan siswi dari SMKN Pariwisata Sukapura. Selama kegiatan mereka mendapatkan materi tentang sadar wisata, manajemen kelompok sadar wisata serta pelatihan keahlian bartender dari narasumber Disporapar Kabupaten Probolinggo, Airlangga Adventure dan Praktisi Kepariwisataan.

Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Disporapar Kabupaten Probolingg Umi Subiyantiningsih menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia pariwisata ke tingkat yang lebih lanjut.

“Selain itu mendorong peran dan partisipasi para siswa agar siap dan mampu dalam mendukung pembangunan pariwisata sekaligus menjadi tuan rumah yang baik saat menyambut kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara,” ujarnya.

Sementara Kepala Disporapar Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto mengatakan pelajar memiliki peran penting dalam menumbuhkan sektor wisata di wilayahnya masing-masing.

“Pelatihan dasar SDM kepariwisataan bagi pelajar ini sangat penting agar pelajar ini bisa berpartisipasi dan mampu mendukung pembangunan pariwisata yang ada di Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Menurut Sugeng, wisata itu tidak harus pemandangan yang indah. Banyak sekali potensi yang ada di desa yang bisa diangkat sebagai destinasi wisata. Ke depan, wisata ini arahnya tadak hanya kepada pemandangan saja tetapi juga kepada kuliner dan lain sebagainya.

“Saya berpesan, tolong dijaga dengan baik kebersihan alam sekitar terutama pada potensi-potensi wisata. Sebab ini nantinya akan mengundang daya tarik wisatawan untuk datang berkunjung,” jelasnya.

Sugeng menegaskan bahwa paradigma wisata sekarang sudah mulai berubah. Wisatawan mulai bergeser dan ingin melihat kebiasaan masyarakat sekitar. “Ternyata kebiasaan masyarakat inilah yang banyak diminati oleh wisatawan. Disinilah peran dari pelajar untuk bersama-sama menjaga dan melindungi potensi-potensi wisata yang ada di daerahnya masing-masing,” pungkasnya. (wan)