Saturday, April 13, 2024
Depan > Informasi Layak Anak > LKNU dan Baznas Gelar Baksos Khitanan Massal

LKNU dan Baznas Gelar Baksos Khitanan Massal

Reporter : Syamsul Akbar
PAJARAKAN – Dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan menyambut Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakapro) tahun 2024, Pengurus Cabang Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kota Kraksaan bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo dan LKM Al Barokah Desa Karanggeger Kecamatan Pajarakan menggelar bakti sosial (baksos) khitanan massal pada Minggu (21/1/2024).

Baksos khitanan massal perdana di tahun 2024 LKNU Kota Kraksaan yang digelar di Desa Karanggeger Kecamatan Pajarakan ini disupport penuh oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan Pemerintah Desa Karanggeger Kecamatan Pajarakan.

Khitanan massal ini target awal diikuti oleh 50 orang peserta, namun yang bisa dikhitan 48 orang. Karena 2 orang tidak hadir. Mereka ditangani oleh tenaga medis dari Rumah Khitan NU dibawah naungan PC LKNU Kota Kraksaan bersama dengan PPNI dan IDI Kabupaten Probolinggo.

Sekretaris PC LKNU Kota Kraksaan Sugianto mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan bantuan pelayanan kesehatan khitan modern dan meringankan beban keluarga serta membantu mensukseskan program pemerintah.

“Harapannya program ini semakin hari semakin berkembang dan kedepan tidak hanya khitan melainkan pemberian layanan kesehatan lain seperti pengobatan massal dan lain sebagainya,” ujarnya.

Menurut Sugianto, kegiatan upaya kesehatan akan terus dilakukan oleh PC LKNU Kota Kraksaan sebagai garda terdepan penanganan kesehatan oleh NU dalam membantu program pemerintah.

“Rumah khitan NU dibawah naungan LKNU Kota Kraksaan akan terus meningkatkan jangkauan khitan di Kabupaten Probolinggo baik kualitas maupun kuantitasnya. Tahun 2024 target 800 anak,” jelasnya.

Sugianto menerangkan khitanan massal di Desa Karanggeger ini merupakan kegiatan perdana di tahun 2024 dengan sasaran 50 anak di Desa Karanggeger dan sekitarnya. “Kami sampaikan terima kasih kepada Baznas, Pemerintah Daerah, IDI, PPNI, tenaga kesehatan lain, Pemerintah Desa dan lembaga lain yang selalu memberikan support,” terangnya.

Sementara Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H Ahmad Muzammil mengungkapkan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Desa Karanggeger atas kolaborasinya dalam pelaksanaan khitanana massal ini.

“Semoga bermanfaat pada wali khitan utamanya mengurangi beban pembiayaannya. Semoga anak yang dikhitan nantinya setelah mukallaf siap melaksanakan ibadah,” harapnya.

Sedangkan Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo menyampaikan beberapa pesan dari Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo Ugas Irwanto, S.Sos., M.Si.

Tutug menjelaskan kepala desa telah bersinergi dengan Baznas, LKNU, IDI, PPNI, LKM Al Barokah dan BUMDesa Karanggeger berkenan memberikan kebaikan-kebaikan kepada warganya.

“Kepala Desa telah bersinergi dengan warga masyarakat menggelar khitanan masal disertai doa dan harapan semoga menjadi anak yang sholeh, berbakti kepada orang tua, berguna bagi nusa dan bangsa,” katanya.

Lebih lanjut Tutug menegaskan salah satu tugas kepala desa adalah menyejahterakan masyarakat desa. Inilah salah satu cara Kepala Desa Karanggeger mengimplementasikan ketentuan dalam Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa.

“Pemkab Probolinggo menyambut baik gagasan sinergitas ini bersama Baznas, LKNU, IDI, PPNI dan lembaga kemasyarakatan di desa. Semoga ke depan lebih banyak lagi sinergitas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” pungkasnya. (wan)