Wednesday, September 22, 2021
Depan > Kesehatan > Lima Kecamatan Sumbang Kasus Aktif Covid-19

Lima Kecamatan Sumbang Kasus Aktif Covid-19

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Saat ini di Kabupaten Probolinggo orang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (Covid-19) sebanyak 3.190 kasus dengan keterangan 12 kasus aktif yang masih dirawat dan menjalani isolasi, 2.987 kasus sembuh dan 191 kasus meninggal dunia.

Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica mengatakan jumlah perkembangan konfirmasi aktif per kecamatan di Kabupaten Probolinggo diantaranya Kecamatan Sumber sebanyak 7 kasus, Kecamatan Kraksaan sebanyak 2 kasus, Kecamatan Pajarakan sebanyak 2 kasus, Kecamatan Leces sebanyak 1 kasus dan Kecamatan Paiton sebanyak 1 kasus.

“Kasus pasien yang masih menjalani perawatan dan isolasi tersebar di 5 kecamatan, sehingga ada 19 kecamatan di Kabupaten Probolinggo yang sudah tidak ada kasus Covid-19. Yakni Kecamatan Dringu, Sumberasih, Gending, Maron, Tongas, Kotaanyar, Besuk, Krejengan, Pakuniran, Banyuanyar, Gading, Wonomerto, Tegalsiwalan, Bantaran, Tiris, Krucil, Sukapura, Lumbang dan Kuripan,” katanya.

Total kasus Covid-19 di Kabupaten Probolinggo berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo hingga 02 Mei 2021 tidak ada tambahan kasus sehingga totalnya secara kumulatif mencapai 3.190 kasus.

“Dari sisi kesembuhannya, hari ini tidak ada tambahan kesembuhan sehingga total secara kumulatif untuk angka kesembuhan di Kabupaten Probolinggo mencapai 2.987 kasus dari total 3.190 kasus,” jelasnya.

Sementara untuk kasus kematian per hari ini tidak ada penambahan kasus. Dengan demikian total jumlah kasus kematian secara kumulatif di Kabupaten Probolinggo mencapai 191 kasus. Jumlah kasus kematian tertinggi di Kabupaten Probolinggo berada di Kecamatan Dringu mencapai 32 kasus.

“Sedangkan untuk jumlah kasus suspect (ODP dan PDP masih dirawat) di Kabupaten Probolinggo hingga hari ini sudah mencapai 4 kasus dan kasus discarded (sembuh dari kasus suspect) sebanyak 760 kasus,” pungkasnya. (wan)