Tuesday, September 28, 2021
Depan > Kesehatan > Enam Orang Sembuh dari Virus Corona

Enam Orang Sembuh dari Virus Corona

Reporter : Syamsul Akbar
GENDING – Hingga Rabu (5/8/2020) malam, Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo mencatat orang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (COVID-19) yang sembuh kembali bertambah sebanyak 6 (enam) orang.

Juru Bicara Ketua Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto mengatakan dengan adanya tambahan 6 orang ini, maka orang yang sudah sembuh dari virus Corona mencapai 211 orang atau setara dengan 82,75% dari total kasus COVID-19 sebanyak 255 orang.

“Tambahan 6 orang yang sembuh dari terkonfirmasi COVID-19 ini berasal dari Klaster Pelangi karena penularannya terjadi secara horizontal dan tidak jelas sumbernya dari mana,” katanya.

Anang merinci 6 orang yang sembuh ini diantaranya perempuan berusia 22 tahun dari Desa Tamansari Kecamatan Dringu, laki-laki berusia 50, perempuan berusia 51 tahun dan perempuan berusia 37 tahun dari Desa Tambakrejo Kecamatan Tongas serta laki-laki berusia 32 tahun dan laki-laki berusia 5 tahun dari Desa Gebangan Kecamatan Krejengan.

“Alhamdulillah, saat ini kondisinya bagus dan sehat. Setelah pulang ke rumahnya, mereka tetap harus melakukan isolasi mandiri di rumahnya selama 14 hari dengan terus menerapkan protokol kesehatan,” terangnya.

Lebih lanjut Anang menegaskan mereka yang masuk dalam kategori OTG (Orang Tanpa Gejala) ini dinyatakan sembuh karena sudah menjalani waktu isolasi di rumah sehat Kabupaten Probolinggo selama 14 hari sesuai dengan protokol kesehatan yang baru. “Sementara bagi yang dirawat di rumah sakit karena hasil swab evaluasinya sudah negatif,” tegasnya.

Anang menambahkan setelah dinyatakan sembuh tetap sesuai dengan prosedur mereka harus melakukan isolasi mandiri di rumahnya selama 14 hari dan diingatkan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dimanapun berada.

“Mereka harus membiasakan diri tetap memakai masker, selalu jaga jarak, cuci tangan sesering mungkin serta tidak keluar rumah apabila tidak perlu. Karena memang masih berpotensi untuk terinfeksi kembali,” pungkasnya. (wan)