Thursday, October 8, 2026
Depan > Informasi Layak Anak > Kontingen Kabupaten Probolinggo Raih 7 Medali Emas, 5 Perak dan 16 Perunggu

Kontingen Kabupaten Probolinggo Raih 7 Medali Emas, 5 Perak dan 16 Perunggu

Reporter : Syamsul Akbar
PROBOLINGGO – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jawa Timur tahun 2022 yang digelar di Jember, Lumajang, Situbondo dan Bondowoso resmi berakhir pada Minggu (3/7/2022) malam.

Dari keikutsertaan di Porprov VII Jawa Timur ini, kontingen Kabupaten Probolinggo yang menurunkan 302 kontingen untuk 27 cabang olahraga (cabor) ini berhasil meraih 7 medali emas, 5 medali perak dan 16 medali perunggu yang menduduki peringkat ke-29.

Medali emas diraih Achmad Hadar cabor Wushu kelas 75 kg Putra, Erfin Nofitarini cabor Kick Boxing kelas 48 kg Putri, Ricky Fardiana Saputra cabor Tinju kelas 54 kg Youth, Rahmalia Dwi Agustin cabor Tinju kelas 45 kg Elite, Tri Yulia Listyawati cabor Anggar kelas Degen Putri, Khoirul Amatudzil Izza N cabor Muaythai kelas 45 kg dan Ikke Nurhayati cabor Muaythai kelas 48 kg.

Untuk medali perak diraih Yoga Aditya P cabor Taekwondo kelas Under 74 kg, Dhimas Lukito cabor Muaythai kelas Waikru Putra, Mochamad Sahrul cabor Tinju kelas 46 kg Elite, Syaiful Rijal, Muhamma Imam Mulyadi, Moh. Eksan dan Satria Fajar Syah Putra cabor Anggar kelas Beregu Degen Putra serta Siti Aisyah Aprilia cabor Balap Sepeda kelas Criterium.

Lalu medali perunggu diraih Dimel Rahmat Ghiffar dan Indah Nurul Laili cabor Catur kelas Catur Cepat Mix Double, Farish Choirul Nur A. cabor Taekwondo kelas Under 54 kg, Fitria Faizah Rahmadhani cabor Tinju kelas 48 kg Elite, Muhammad Ikbal cabor Tinju kelas 54 kg Elite, Muhammad Rofiqi cabor Tinju kelas 48 kg Elite, Egit Saputra cabor Tinju kelas 46 kg Youth, Siti Aisyah Aprilia cabor Balap Sepeda kelas Sepeda ITT dan Muhammad Nur Fajar cabor Balap Sepeda kelas Sepeda ITT,

Selanjutnya, Lutfi Saiful Rizal cabor Senam kelas Ring Gelang, Muhammad Zainul Hasan cabor Anggar kelas Sabre, Mehdi Amir Fabadi cabor Tarung Derajat kelas 75 kg Putra, Rhico Bayu Setiawan cabor Binaraga kelas 75 kg Putra, Dhealova Eka Ismawati cabor Muaythai kelas 57 kg Putri serta Fitri Qotrun Nada, Intan Priamitha, Zahrila Melania, Regina Laila Saputri, Wilda Pinartika Sari I, Yusrina Zaha Rini, Nona Mutiara Zahra dan Intan Nur Kholizah cabor Hockey Pasir kelas Pasir Putri.

Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo Sugeng Nufindarko menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh cabor Kabupaten Probolinggo atas perjuangannya dalam mengikuti Porprov VII Jawa Timur.

“Memang perjuangan untuk memperoleh medali tidak mudah. Oleh sebab itu saya bersama sekretaris tidak pulang benar-benar ingin mendampingi karena ingin melihat semangat yang luar biasa sebagai patriot olahraga membawa nama Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Sugeng bersyukur kontingen Kabupaten Probolinggo memperoleh medali dua kali lipat dari Porprov sebelumnya dengan meraih 7 medali emas, 5 perak dan 16 perunggu. Untuk rangking masih tetap berada di 29 karena daerah lain juga bergerak semua dan berpacu meraih prestasi.

“Tapi yang perlu disyukuri kita itu minim sarana prasarana latihan dan anggaran, tetapi bisa menorehkan prestasi dibandingkan dengan daerah lain yang sarana prasarana dan anggarannya bagus. Kita tetap syukur dan bangga kepada atlit Kabupaten Probolinggo. Meskipun minim sarana prasarana dan anggaran, mereka semangat meraih prestasi,” tegasnya.

Sementara Sekretaris Umum KONI Kabupaten Probolinggo Chalid Abubakar menyampaikan cabor-cabor yang belum memperoleh prestasi akan dilakukan evaluasi dan pembenahan baik organisasi maupun kualitas latihan, termasuk rekruitmen atlit yang disesuai dengan sport science.

“Cabor-cabor unggulan yang gagal meraih medali diantaranya bola voli, basket atletik, bulutangkis, bola tangan, paralayang, futsal, panahan, petanque, renang, sepak takraw dan tenis meja. Sedangkan cabor kejutan yang bisa meraih medali diantaranya binaraga baru terbentuk, wushu yang dapat emas, catur dan hockey,” ujarnya.

Menurut Chalid, untuk persiapan Porprov VIII Jawa Timur 2023, KONI akan melakukan evaluasi terhadap semua cabor yang mengikuti Porprov maupun yang tidak mengikuti untuk segera mempersiapkan komposisi atlitnya dengan memberikan kesempatan untuk mengikuti kejuaraan daerah maupun kejuaraan-kejuaraan nasional untuk bisa melihat indikator prestasi yang akan dilakukan pada tahun 2022 dan 2023.

“Kita akan melakukan evaluasi secara teknis, pembinaan dan kualitas latihan. Hal ini perlu untuk meningkatkan sumber daya pelatih dan sarana prasarana masing-masing cabor agar bisa menjadi salah satu tolak ukur untuk peningkatan prestasi cabor di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (wan)