Thursday, February 29, 2024
Depan > Kemasyarakatan > Kemenag Sosialisasikan Keselamatan Penerbangan Bagi Jamaah Haji Reguler

Kemenag Sosialisasikan Keselamatan Penerbangan Bagi Jamaah Haji Reguler

Reporter : Syamsul Akbar
PROBOLINGGO – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo memberikan sosialisasi keselamatan penerbangan bagi jamaah haji regular yang akan berangkat tahun 2023 di ruang pertemuan d’Bellpepper Probolinggo, Jum’at (28/4/2023).

Kegiatan yang dibuka oleh Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo Taufieq ini diikuti oleh 40 peserta terdiri dari perwakilan Kepala KUA, Penyuluh Agama Islam, jamaah haji, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) serta Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Probolinggo.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo Taufieq mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembinaan dan pelayanan bagi jamaah haji sehingga dapat menunaikan ibadah haji dengan baik.

“Sesuai dengan Undang-undang Nomor 08 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah, salah satu hak jamaah haji adalah mendapatkan pelayanan transportasi. Oleh sebab itu, kegiatan ini sangat penting karena menyangkut keselamatan penerbangan bagi jamaah haji,” katanya.

Taufieq berharap para jamaah haji regular dapat memahami prosedur keberangkatan sehingga jamaah dapat melakukan persiapan sedini mungkin. “Ketika jamaah haji akan berangkat bukan hanya berangkat tetapi perlu adanya persiapan-persiapan,” jelasnya.

Sementara narasumber Farmadi dari Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur menyampaikan seputar kebijakan dan keselamatan penerbangan bagi jamaah haji 1444 Hijriyah.

Dalam kesempatan tersebut jamaah dikenalkan cara penggunaan alat-alat keselamatan ketika berada didalam pesawat. Seperti tata cara memakai sabuk keamanan ketika naik pesawat. Begitu juga cara mengenakan masker oksigen. Dimana materi tersebut disampaikan oleh pihak maskapai penerbangan.

“Berbahagialah bagi yang mendapatkan undangan Allah SWT untuk menunaikan ibadah haji tahun 2023. Oleh karena itu, para jamaah haji ini wajib mengedepankan syukur kepada Allah SWT dan penuhi undangan-Nya dengan penuh khidmat dan sungguh-sungguh ingin melaksanakan ibadah kepada-Nya,” ujarnya.

Menurut Farmadi, jamaah haji Jawa Timur tahun 2023 berjumlah 33.055 orang dengan jamaah lansia cukup besar mencapai 1.758 orang. Hal ini tentunya menjadi tugas berat bagi petugas dalam memberikan pembinaan, pelayanan dan perlindungan bagi jamaah haji dan umrah.

“Untuk jamaah haji lansia sendiri bervariasi. Usia 95 tahun ada 29 orang, usia 90 tahun ada 20 orang, usia 109 tahun ada 1 orang dan usia 118 tahun ada 1 orang. Di sinilah para petugas harus mampu memberikan pelayanan yang maksimal,” pungkasnya. (wan)