Saturday, September 18, 2021
Depan > Kesehatan > Kasus Covid-19 Kembali Bertambah 139 Kasus

Kasus Covid-19 Kembali Bertambah 139 Kasus

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Saat ini di Kabupaten Probolinggo orang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (Covid-19) sebanyak 5.514 kasus dengan keterangan 984 kasus aktif yang masih dirawat dan menjalani isolasi, 4.223 kasus sembuh dan 307 kasus meninggal dunia.

Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica mengatakan total kasus Covid-19 di Kabupaten Probolinggo berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo hingga 28 Juli 2021 bertambah sebanyak 139 kasus sehingga totalnya secara kumulatif mencapai 5.514 kasus.

“Dengan adanya penambahan 139 kasus harian Covid-19 ini, kini sudah ada 19 kecamatan yang masuk zona merah. Yakni, Kecamatan Paiton, Kraksaan, Pajarakan, Gending, Dringu, Sumberasih, Tongas, Wonomerto, Leces, Tegalsiwalan, Banyuanyar, Maron, Krejengan, Besuk, Kotaanyar, Pakuniran, Gading, Krucil dan Tiris,” katanya.

Penambahan kasus harian tertinggi disumbangkan oleh Kecamatan Kraksaan sebanyak 32 kasus, penambahan kasus harian tertinggi kedua dan ketiga disumbangkan oleh Kecamatan Paiton sebanyak 14 kasus dan Kecamatan Kotaanyar sebanyak 12 kasus, penambahan kasus harian tertinggi keempat disumbangkan oleh Kecamatan Dringu dan Gending masing-masing sebanyak 10 kasus sehingga total kasus secara kumulatif di Kecamatan Kraksaan mencapai 947 kasus, Kecamatan Paiton mencapai 481 kasus, Kecamatan Kotaanyar mencapai 203 kasus, Kecamatan Dringu mencapai 591 kasus dan Kecamatan Gending mencapai 351 kasus.

Penyumbang kasus harian tertinggi kelima dan keenam berada di Kecamatan Pajarakan sebanyak 8 kasus dan Kecamatan Besuk sebanyak 7 kasus, penyumbang kasus harian tertinggi ketujuh berada di Kecamatan Banyuanyar, Leces dan Gading masing-masing sebanyak 5 kasus, penyumbang kasus harian tertinggi kedelapan berada di Kecamatan Sumberasih, Maron, Krejengan dan Pakuniran masing-masing sebanyak 4 kasus, penyumbang kasus harian tertinggi kesembilan berada di Kecamatan Tongas dan Wonomerto masing-masing sebanyak 3 kasus, penyumbang kasus harian tertinggi kesepuluh berada di Kecamatan Bantaran dan Sumber masing-masing sebanyak 2 kasus serta kasus harian selanjutnya berada di Kecamatan Tiris, Lumbang, Tegalsiwalan, Sukapura dan Krucil masing-masing sebanyak 1 kasus.

Dengan demikian total kasus secara kumulatif di Kecamatan Pajarakan mencapai 381 kasus, Kecamatan Besuk mencapai 202 kasus, Kecamatan Banyuanyar mencapai 181 kasus, Kecamatan Leces mencapai 344 kasus, Kecamatan Gading mencapai 140 kasus, Kecamatan Sumberasih mencapai 276 kasus, Kecamatan Maron mencapai 276 kasus, Kecamatan Krejengan mencapai 183 kasus, Kecamatan Pakuniran mencapai 161 kasus, Kecamatan Tongas mencapai 205 kasus, Kecamatan Wonomerto mencapai 91 kasus, Kecamatan Bantaran mencapai 70 kasus, Kecamatan Sumber mencapai 25 kasus, Kecamatan Tiris mencapai 65 kasus, Kecamatan Lumbang mencapai 49 kasus, Kecamatan Tegalsiwalan mencapai 115 kasus, Kecamatan Sukapura mencapai 67 kasus dan Kecamatan Krucil mencapai 66 kasus.

“Dari sisi kesembuhannya, hari ini ada tambahan 95 kasus kesembuhan sehingga total secara kumulatif untuk angka kesembuhan di Kabupaten Probolinggo mencapai 4.223 kasus dari total 5.514 kasus,” jelasnya.

Penyumbang kesembuhan harian terbanyak berada di Kecamatan Paiton sebanyak 16 kasus, penyumbang kesembuhan harian terbanyak kedua dan ketiga berada di Kecamatan Kraksaan sebanyak 15 kasus dan Kecamatan Besuk sebanyak 9 kasus dan penyumbang kesembuhan harian terbanyak keempat berada di Kecamatan Banyuanyar dan Krejengan masing-masing sebanyak 8 kasus sehingga total kesembuhan secara kumulatif di Kecamatan Paiton mencapai 398 kasus dari total 481 kasus, Kecamatan Kraksaan mencapai 704 kasus dari total 947 kasus, Kecamatan Besuk mencapai 146 kasus dari total 202 kasus, Kecamatan Banyuanyar mencapai 123 kasus dari total 181 kasus dan Kecamatan Krejengan mencapai 129 kasus dari total 183 kasus.

Penambahan kesembuhan harian terbanyak kelima berada di Kecamatan Gending dan Maron masing-masing sebanyak 7 kasus, penambahan kesembuhan harian terbanyak keenam berada di Kecamatan Pajarakan sebanyak 6 kasus, penambahan kesembuhan harian terbanyak ketujuh berada di Kecamatan Tiris, Kotaanyar dan Dringu masing-masing sebanyak 7 kasus, penambahan kesembuhan harian terbanyak kedelapan berada di Kecamatan Leces sebanyak 3 kasus serta kesembuhan harian selanjutnya berada di Kecamatan Sumberasih, Pakuniran, Wonomerto, Tegalsiwalan dan Gading masing-masing sebanyak 1 kasus.

Dengan demikian total kesembuhan secara kumulatif di Kecamatan Gending mencapai 248 kasus dari total 351 kasus, Kecamatan Maron mencapai 204 kasus dari total 276 kasus, Kecamatan Pajarakan mencapai 283 kasus dari total 381 kasus, Kecamatan Tiris mencapai 40 kasus dari total 65 kasus, Kecamatan Kotaanyar mencapai 153 kasus dari total 203 kasus, Kecamatan Dringu mencapai 501 kasus dari total 591 kasus, Kecamatan Leces mencapai 261 kasus dari total 344 kasus, Kecamatan Sumberasih mencapai 237 kasus dari total 276 kasus, Kecamatan Pakuniran mencapai 119 kasus dari total 161 kasus, Kecamatan Wonomerto mencapai 69 kasus dari total 91 kasus, Kecamatan Tegalsiwalan mencapai 94 kasus dari total 115 kasus dan Kecamatan Gading mencapai 100 kasus dari total 140 kasus.

“Sementara untuk kasus kematian per hari ini ada penambahan 1 kasus. Dengan demikian total jumlah kasus kematian secara kumulatif di Kabupaten Probolinggo mencapai 307 kasus,” terangnya.

Penambahan kasus kematian harian ini berada di Kecamatan Bantaran sebanyak 1 kasus sehingga total kasus kematian di Kecamatan Bantaran mencapai 3 kasus. Jumlah kasus kematian tertinggi di Kabupaten Probolinggo berada di Kecamatan Dringu mencapai 46 kasus.

“Jumlah perkembangan konfirmasi aktif 5 besar kecamatan di Kabupaten Probolinggo diantaranya Kecamatan Kraksaan sebanyak 216 kasus, Kecamatan Leces sebanyak 83 kasus, Kecamatan Pajarakan sebanyak 80 kasus, Kecamatan Paiton sebanyak 57 kasus dan Kecamatan Gending sebanyak 55 kasus,” tegasnya.

Kasus pasien yang masih menjalani perawatan dan isolasi tersebar di 24 kecamatan, sehingga tidak ada kecamatan di Kabupaten Probolinggo yang sudah tidak ada kasus Covid-19.

“Sedangkan untuk jumlah kasus suspect (ODP dan PDP masih dirawat) di Kabupaten Probolinggo hingga hari ini sudah mencapai 10 kasus dan kasus discarded (sembuh dari kasus suspect) sebanyak 834 kasus,” pungkasnya. (wan)