Monday, September 27, 2021
Depan > Kesehatan > Kasus Covid-19 Kembali Bertambah 121 Kasus

Kasus Covid-19 Kembali Bertambah 121 Kasus

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Saat ini di Kabupaten Probolinggo orang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (Covid-19) sebanyak 6.044 kasus dengan keterangan 778 kasus aktif yang masih dirawat dan menjalani isolasi, 4.910 kasus sembuh dan 356 kasus meninggal dunia.

Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica mengatakan total kasus Covid-19 di Kabupaten Probolinggo berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo hingga 03 Agustus 2021 bertambah sebanyak 121 kasus sehingga totalnya secara kumulatif mencapai 6.044 kasus.

“Dengan adanya penambahan 121 kasus harian Covid-19 ini, kini sudah ada 20 kecamatan yang masuk zona merah. Yakni, Kecamatan Paiton, Kraksaan, Pajarakan, Gending, Dringu, Sumberasih, Tongas, Wonomerto, Sukapura, Lumbang, Leces, Banyuanyar, Maron, Krejengan, Besuk, Kotaanyar, Pakuniran, Gading, Krucil dan Tiris,” katanya.

Penambahan kasus harian tertinggi disumbangkan oleh Kecamatan Kraksaan sebanyak 17 kasus, penambahan kasus harian tertinggi kedua, ketiga, keempat, kelima dan keenam disumbangkan oleh Kecamatan Dringu sebanyak 16 kasus, Kecamatan Paiton sebanyak 14 kasus, Kecamatan Leces sebanyak 11 kasus, Kecamatan Maron sebanyak 9 kasus dan Kecamatan Sumberasih sebanyak 8 kasus sehingga total kasus secara kumulatif di Kecamatan Kraksaan mencapai 1.012 kasus, Kecamatan Dringu mencapai 654 kasus, Kecamatan Paiton mencapai 549 kasus, Kecamatan Leces mencapai 375 kasus, Kecamatan Maron mencapai 307 kasus dan Kecamatan Sumberasih mencapai 312 kasus.

Penyumbang kasus harian tertinggi ketujuh, kedelapan dan kesembilan disumbangkan oleh Kecamatan Pakuniran sebanyak 7 kasus, Kecamatan Krejengan sebanyak 6 kasus dan Kecamatan Besuk sebanyak 4 kasus, penyumbang kasus harian tertinggi kesepuluh berada di Kecamatan Lumbang, Gending, Gading dan Pajarakan masing-masing sebanyak 3 kasus, penyumbang kasus harian tertinggi kesebelas berada di Kecamatan Sukapura, Sumber, Krucil, Bantaran, Banyuanyar, Wonomerto dan Tegalsiwalan masing-masing sebanyak 2 kasus serta kasus harian selanjutnya berada di Kecamatan Tongas, Tiris dan Kotaanyar masing-masing sebanyak 1 kasus.

Dengan demikian total kasus secara kumulatif di Kecamatan Pakuniran mencapai 179 kasus, Kecamatan Krejengan mencapai 200 kasus, Kecamatan Besuk mencapai 216 kasus, Kecamatan Lumbang mencapai 65 kasus, Kecamatan Gending mencapai 369 kasus, Kecamatan Gading mencapai 156 kasus, Kecamatan Pajarakan mencapai 398 kasus, Kecamatan Sukapura mencapai 85 kasus, Kecamatan Sumber mencapai 33 kasus, Kecamatan Krucil mencapai 82 kasus, Kecamatan Bantaran mencapai 76 kasus, Kecamatan Banyuanyar mencapai 194 kasus, Kecamatan Wonomerto mencapai 101 kasus, Kecamatan Tegalsiwalan mencapai 123 kasus, Kecamatan Tongas mencapai 217 kasus, Kecamatan Tiris mencapai 79 kasus dan Kecamatan Kotaanyar mencapai 217 kasus.

“Dari sisi kesembuhannya, hari ini ada tambahan 66 kasus kesembuhan sehingga total secara kumulatif untuk angka kesembuhan di Kabupaten Probolinggo mencapai 4.910 kasus dari total 6.044 kasus,” jelasnya.

Penyumbang kesembuhan harian terbanyak berada di Kecamatan Gending sebanyak 16 kasus, penyumbang kesembuhan harian terbanyak kedua dan ketiga berada di Kecamatan Gading sebanyak 9 kasus dan Kecamatan Krejengan sebanyak 6 kasus serta penyumbang kesembuhan harian terbanyak keempat berada di Kecamatan Pajarakan dan Leces masing-masing sebanyak 5 kasus sehingga total kesembuhan secara kumulatif di Kecamatan Gending mencapai 300 kasus dari total 369 kasus, Kecamatan Gading mencapai 122 kasus dari total 156 kasus, Kecamatan Krejengan mencapai 154 kasus dari total 200 kasus, Kecamatan Pajarakan mencapai 358 kasus dari total 398 kasus dan Kecamatan Leces mencapai 295 kasus dari total 375 kasus.

Penambahan kesembuhan harian terbanyak kelima berada di Kecamatan Pakuniran sebanyak 4 kasus, penambahan kesembuhan harian terbanyak keenam berada di Kecamatan Kotaanyar dan Lumbang masing-masing sebanyak 3 kasus, penambahan kesembuhan harian terbanyak ketujuh berada di Kecamatan Bantaran, Sumber, Maron, Sukapura dan Besuk masing-masing sebanyak 2 kasus serta kesembuhan harian selanjutnya berada di Kecamatan Tiris, Sumberasih, Kraksaan, Tongas dan Tegalsiwalan masing-masing sebanyak 1 kasus.

Dengan demikian total kesembuhan secara kumulatif di Kecamatan Pakuniran mencapai 145 kasus dari total 179 kasus, Kecamatan Kotaanyar mencapai 172 kasus dari total 217 kasus, Kecamatan Lumbang mencapai 48 kasus dari total 65 kasus, Kecamatan Bantaran mencapai 64 kasus dari total 76 kasus, Kecamatan Sumber mencapai 27 kasus dari total 33 kasus, Kecamatan Maron mencapai 246 kasus dari total 307 kasus, Kecamatan Sukapura mencapai 59 kasus dari total 85 kasus, Kecamatan Besuk mencapai 164 kasus dari total 216 kasus, Kecamatan Tiris mencapai 55 kasus dari total 79 kasus, Kecamatan Sumberasih mencapai 256 kasus dari total 312 kasus, Kecamatan Kraksaan mencapai 846 kasus dari total 1.012 kasus, Kecamatan Tongas mencapai 184 kasus dari total 217 kasus dan Kecamatan Tegalsiwalan mencapai 108 kasus dari total 123 kasus.

“Sementara untuk kasus kematian per hari ini ada penambahan 6 kasus. Dengan demikian total jumlah kasus kematian secara kumulatif di Kabupaten Probolinggo mencapai 356 kasus,” terangnya.

Penambahan kasus kematian harian ini berada di Kecamatan Sukapura, Pajarakan, Wonomerto, Leces, Gading dan Kotaanyar masing-masing sebanyak 1 kasus sehingga total kasus kematian di Kecamatan Sukapura mencapai 5 kasus, Kecamatan Pajarakan mencapai 17 kasus, Kecamatan Wonomerto mencapai 7 kasus, Kecamatan Leces mencapai 30 kasus, Kecamatan Gading mencapai 12 kasus dan Kecamatan Kotaanyar mencapai 9 kasus. Jumlah kasus kematian tertinggi di Kabupaten Probolinggo berada di Kecamatan Dringu mencapai 49 kasus.

“Jumlah perkembangan konfirmasi aktif 5 besar kecamatan di Kabupaten Probolinggo diantaranya Kecamatan Kraksaan sebanyak 130 kasus, Kecamatan Paiton sebanyak 79 kasus, Kecamatan Dringu sebanyak 75 kasus, Kecamatan Gending sebanyak 50 kasus dan Kecamatan Pajarakan sebanyak 41 kasus,” tegasnya.

Kasus pasien yang masih menjalani perawatan dan isolasi tersebar di 24 kecamatan, sehingga tidak ada kecamatan di Kabupaten Probolinggo yang sudah tidak ada kasus Covid-19.

“Sedangkan untuk jumlah kasus suspect (ODP dan PDP masih dirawat) di Kabupaten Probolinggo hingga hari ini sudah mencapai 10 kasus dan kasus discarded (sembuh dari kasus suspect) sebanyak 834 kasus,” pungkasnya. (wan)