Thursday, September 23, 2021
Depan > Kesehatan > Kasus Covid-19 Bertambah 84 Kasus

Kasus Covid-19 Bertambah 84 Kasus

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Saat ini di Kabupaten Probolinggo orang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (Covid-19) sebanyak 6.206 kasus dengan keterangan 819 kasus aktif yang masih dirawat dan menjalani isolasi, 5.013 kasus sembuh dan 374 kasus meninggal dunia.

Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica mengatakan total kasus Covid-19 di Kabupaten Probolinggo berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo hingga 05 Agustus 2021 bertambah sebanyak 84 kasus sehingga totalnya secara kumulatif mencapai 6.206 kasus.

“Dengan adanya penambahan 84 kasus harian Covid-19 ini, kini sudah ada 19 kecamatan yang masuk zona merah. Yakni, Kecamatan Paiton, Kraksaan, Pajarakan, Gending, Dringu, Sumberasih, Tongas, Wonomerto, Sukapura, Leces, Banyuanyar, Maron, Krejengan, Besuk, Kotaanyar, Pakuniran, Gading, Krucil dan Tiris,” katanya.

Penambahan kasus harian tertinggi disumbangkan oleh Kecamatan Paiton sebanyak 18 kasus, penambahan kasus harian tertinggi kedua, ketiga dan keempat disumbangkan oleh Kecamatan Kraksaan sebanyak 16 kasus, Kecamatan Maron sebanyak 8 kasus dan Kecamatan Krejengan sebanyak 5 kasus sehingga total kasus secara kumulatif di Kecamatan Paiton mencapai 570 kasus, Kecamatan Kraksaan mencapai 1.042 kasus, Kecamatan Maron mencapai 318 kasus dan Kecamatan Krejengan mencapai 205 kasus.

Penyumbang kasus harian tertinggi kelima disumbangkan oleh Kecamatan Pajarakan, Besuk dan Pakuniran masing-masing sebanyak 4 kasus, penyumbang kasus harian tertinggi keenam berada di Kecamatan Banyuanyar, Dringu dan Gending masing-masing sebanyak 3 kasus, penyumbang kasus harian tertinggi ketujuh berada di Kecamatan Kotaanyar, Sukapura, Leces, Tiris, Sumber dan Gading masing-masing sebanyak 2 kasus serta kasus harian selanjutnya berada di Kecamatan Wonomerto, Sumberasih, Krucil dan Tegalsiwalan masing-masing sebanyak 1 kasus.

Dengan demikian total kasus secara kumulatif di Kecamatan Pajarakan mencapai 407 kasus, Kecamatan Besuk mencapai 228 kasus, Kecamatan Pakuniran mencapai 185 kasus, Kecamatan Banyuanyar mencapai 197 kasus, Kecamatan Dringu mencapai 660 kasus, Kecamatan Gending mencapai 374 kasus, Kecamatan Kotaanyar mencapai 222 kasus, Kecamatan Sukapura mencapai 88 kasus, Kecamatan Leces mencapai 389 kasus, Kecamatan Tiris mencapai 81 kasus, Kecamatan Sumber mencapai 40 kasus, Kecamatan Gading mencapai 160 kasus, Kecamatan Wonomerto mencapai 102 kasus, Kecamatan Sumberasih mencapai 321 kasus, Kecamatan Krucil mencapai 88 kasus dan Kecamatan Tegalsiwalan mencapai 125 kasus.

“Dari sisi kesembuhannya, hari ini ada tambahan 62 kasus kesembuhan sehingga total secara kumulatif untuk angka kesembuhan di Kabupaten Probolinggo mencapai 5.013 kasus dari total 6.206 kasus,” jelasnya.

Penyumbang kesembuhan harian terbanyak berada di Kecamatan Dringu sebanyak 19 kasus serta penyumbang kesembuhan harian terbanyak kedua, ketiga dan keempat berada di Kecamatan Kraksaan sebanyak 13 kasus, Kecamatan Lumbang sebanyak 11 kasus dan Kecamatan Besuk sebanyak 3 kasus sehingga total kesembuhan secara kumulatif di Kecamatan Dringu mencapai 551 kasus dari total 660 kasus, Kecamatan Kraksaan mencapai 864 kasus dari total 1.042 kasus, Kecamatan Lumbang mencapai 59 kasus dari total 65 kasus dan Kecamatan Besuk mencapai 168 kasus dari total 228 kasus.

Penambahan kesembuhan harian terbanyak kelima berada di Kecamatan Sumber, Pajarakan, Sumberasih, Paiton, Leces dan Banyuanyar masing-masing sebanyak 2 kasus serta kesembuhan harian selanjutnya berada di Kecamatan Krucil, Gending, Kotaanyar dan Maron masing-masing sebanyak 1 kasus.

Dengan demikian total kesembuhan secara kumulatif di Kecamatan Sumber mencapai 31 kasus dari total 40 kasus, Kecamatan Pajarakan mencapai 360 kasus dari total 407 kasus, Kecamatan Sumberasih mencapai 264 kasus dari total 321 kasus, Kecamatan Paiton mencapai 444 kasus dari total 570 kasus, Kecamatan Leces mencapai 308 kasus dari total 389 kasus, Kecamatan Banyuanyar mencapai 159 kasus dari total 197 kasus, Kecamatan Krucil mencapai 60 kasus dari total 88 kasus, Kecamatan Gending mencapai 302 kasus dari total 374 kasus, Kecamatan Kotaanyar mencapai 177 kasus dari total 222 kasus dan Kecamatan Maron mencapai 249 kasus dari total 318 kasus.

“Sementara untuk kasus kematian per hari ini ada penambahan 15 kasus. Dengan demikian total jumlah kasus kematian secara kumulatif di Kabupaten Probolinggo mencapai 374 kasus,” terangnya.

Penambahan kasus kematian harian ini berada di Kecamatan Kraksaan sebanyak 4 kasus, Kecamatan Tiris sebanyak 2 kasus serta Kecamatan Sumberasih, Sumber, Maron, Krejengan, Kotaanyar, Krucil, Dringu, Gending dan Besuk masing-masing sebanyak 1 kasus.

Dengan demikian, total kasus kematian di Kecamatan Kraksaan mencapai 40 kasus, Kecamatan Tiris mencapai 5 kasus, Kecamatan Sumberasih mencapai 17 kasus, Kecamatan Sumber mencapai 1 kasus, Kecamatan Maron mencapai 21 kasus, Kecamatan Krejengan mencapai 14 kasus, Kecamatan Kotaanyar mencapai 10 kasus, Kecamatan Krucil mencapai 5 kasus, Kecamatan Dringu mencapai 50 kasus, Kecamatan Gending mencapai 30 kasus dan Kecamatan Besuk mencapai 23 kasus. Jumlah kasus kematian tertinggi di Kabupaten Probolinggo berada di Kecamatan Dringu mencapai 50 kasus.

“Jumlah perkembangan konfirmasi aktif 5 besar kecamatan di Kabupaten Probolinggo diantaranya Kecamatan Kraksaan sebanyak 138 kasus, Kecamatan Paiton sebanyak 94 kasus, Kecamatan Dringu sebanyak 59 kasus, Kecamatan Gending sebanyak 51 kasus dan Kecamatan Sumberasih sebanyak 48 kasus,” tegasnya.

Kasus pasien yang masih menjalani perawatan dan isolasi tersebar di 24 kecamatan, sehingga tidak ada kecamatan di Kabupaten Probolinggo yang sudah tidak ada kasus Covid-19.

“Sedangkan untuk jumlah kasus suspect (ODP dan PDP masih dirawat) di Kabupaten Probolinggo hingga hari ini sudah mencapai 10 kasus dan kasus discarded (sembuh dari kasus suspect) sebanyak 834 kasus,” pungkasnya. (wan)