Thursday, September 23, 2021
Depan > Kesehatan > Cuci Hidung Bukan Untuk Mempercepat Tes PCR Negatif

Cuci Hidung Bukan Untuk Mempercepat Tes PCR Negatif

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Beberapa penelitian ada yang merekomendasikan bahwa cuci hidung sebagai terapi tambahan pada penderita Covid-19. Tapi bukan untuk mempercepat tes PCR menjadi negatif, karena mayoritas virus Covid-19 ini di hari ke-10 dari gejala sudah tidak aktif.

“Sebenarnya cuci hidung dianjurkan bagi mereka yang menderita sinusitis dan rhinitis alergi. Sebab, pada area hidung terdapat bulu halus yang dapat melindungi tubuh dari mikro organisme,” kata Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica.

Menurut Dewi, hasil penelitian Cilvers 2021 menyebutkan bahwa pada penyakit pernafasan termasuk Covid-19, terdapat gangguan pergerakan cilia yang mengganggu mekanisme defensif alami tubuh.

“Dengan demikian, mencuci hidung dengan larutan saline natrium chloride 0,9% NaCl merupakan terapi non obat yang dapat mengeluarkan antigen, sel inflamasi/keradangan serta mikro organisme dari rongga hidung,” jelasnya.

Dewi menerangkan, cuci hidung 3x sehari selama 2 bulan dapat mengurangi episode infeksi saluran pernafasan atas dibandingkan dengan yang tidak mencuci hidung. Anak-anak membutuhkan lebih sedikit obat, jarang izin di sekolah dan komplikasi penyakit yang lebih rendah.

“Cuci hidung dan kumur tenggorokan dapat menurunkan durasi sakit, membutuhkan lebih sedikit obat dan mengurangi penyebaran satu rumah. Meskipun belum ada bukti bahwa cuci hidung dapat membuat swab PCR negatif, namun beberapa penelitian menyarankan cuci hidung dan berkumur sebagai tata laksana tambahan untuk Covid-19,” pungkasnya. (wan)