Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > Karang Taruna Desa Binor Dorong Pemuda Jadi Kader Konservasi

Karang Taruna Desa Binor Dorong Pemuda Jadi Kader Konservasi

PAITON – Karang Taruna Desa Binor Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo memperkuat peran pemuda dalam pelestarian lingkungan melalui Education Ranger Camp (ERC) 1.1. Kegiatan edukasi konservasi ini mempertemukan pelajar, komunitas pecinta alam dan pemuda untuk belajar langsung tentang lingkungan selama tiga hari dua malam di Edukasi Wisata Bumi Harmony Desa Binor Kecamatan Paiton, Jum’at hingga Minggu (11-13/9/2026).

ERC 1.1 ini diikuti 45 peserta yang berasal dari SMK Negeri 1 Kraksaan, MAN 1 Probolinggo, SMA Negeri 1 Paiton, SMK Negeri Kotaanyar serta sejumlah komunitas pecinta alam.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Wiyata Dalam Bentala”, yang menggambarkan proses belajar yang menyatu dengan bumi. Konsep tersebut menempatkan alam bukan sekadar objek yang harus dilindungi, tetapi juga sebagai ruang belajar untuk memahami lingkungan dan cara menjaganya.

Melalui ERC 1.1, peserta mendapatkan materi ekologi dan ekosistem, advokasi lingkungan serta kontribusi perusahaan untuk lingkungan. Pembelajaran tidak hanya dilakukan melalui penyampaian materi, tetapi juga diperkuat dengan pengalaman langsung di lapangan.

Salah satu kegiatan yang dilakukan dalam ERC 1.1 Karang Taruna Desa Binor Kecamatan Paiton. (Foto : Katar)

Kegiatan ERC 1.1 juga mendapat dukungan penuh dari PLN Peduli by PLN Nusantara Power. Kolaborasi tersebut mempertemukan unsur pemuda, sekolah, komunitas dan dunia usaha dalam satu kegiatan edukasi lingkungan.

Ketua Karang Taruna Desa Binor Dicky Irqi Z menjelaskan ERC merupakan bagian dari upaya pemuda desa dalam membangun pendidikan konservasi dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda camp, tetapi menjadi awal terbentuknya jejaring dan aksi lingkungan yang dapat dilakukan secara berkelanjutan oleh peserta maupun komunitas yang terlibat.

“ERC 1.1 menjadi bagian dari program Karang Taruna Desa Binor bersama Pecinta Rimba dan Satwa Liar Indonesia (PERISAI) dalam pendidikan kader konservasi yang melibatkan penggiat alam dan komunitas pecinta alam se-Probolinggo,” ujarnya.

Salah satu narasumber memberikan materi kepada peserta ERC 1.1. (Foto : Katar)

Sementara Ketua Karang Taruna Kabupaten Probolinggo Sigit Wida Hartono turut mendorong penguatan peran pemuda dalam kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat.

“Keterlibatan generasi muda dalam pendidikan konservasi menjadi penting karena pemuda memiliki ruang besar untuk menjadi penggerak kepedulian lingkungan di tingkat masyarakat,” katanya.

ERC sendiri merupakan kegiatan pendidikan konservasi yang dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menumbuhkan kepedulian sekaligus keberanian menyuarakan persoalan lingkungan.

“Dalam pelaksanaannya, peserta diajak memahami bahwa menjaga bumi membutuhkan pengetahuan, kepedulian dan keberanian untuk berkontribusi. Advokasi lingkungan dipandang sebagai bentuk pembelaan terhadap hak-hak alam, sementara konservasi menjadi wujud tanggung jawab untuk menjaga ruang hidup,” terangnya.

Penyampaian materi dalam ERC 1.1 dilakukan dengan santai dan penuh semangat kebersamaan. (Foto : Katar)

Pengalaman panitia Karang Taruna Desa Binor yang sebelumnya mengikuti berbagai kegiatan serupa, termasuk hingga tingkat nasional menjadi salah satu bekal dalam penyelenggaraan ERC 1.1.

Melalui kegiatan tersebut, Karang Taruna Desa Binor berharap pendidikan konservasi dapat diterapkan peserta dalam kehidupan bermasyarakat. Para pegiat alam juga diharapkan mampu melanjutkan pengetahuan yang diperoleh melalui aksi konservasi berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar hutan. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info