Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > Halal Bihalal, PMI Kabupaten Probolinggo Dorong Kolaborasi Penuhi Kebutuhan Darah

Halal Bihalal, PMI Kabupaten Probolinggo Dorong Kolaborasi Penuhi Kebutuhan Darah

KRAKSAAN – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo menggelar halal bihalal bersama para koordinator donor darah Unit Donor Darah (UDD) di kantor PMI Kabupaten Probolinggo di Desa Sumberlele Kecamatan Kraksaan, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi dalam memenuhi kebutuhan darah di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Mengusung tema “Bersih Hati, Eratkan Kolaborasi, Tingkatkan Dedikasi Donor Darah”, kegiatan ini dihadiri pengurus PMI serta koordinator donor darah dari berbagai unsur mulai komunitas, instansi pemerintah, sekolah hingga perguruan tinggi. Momentum tersebut juga bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakapro) ke-280.

Ketua PMI Kabupaten Probolinggo dr. Adi Nugroho menyampaikan kegiatan halal bihalal ini merupakan agenda rutin yang bertujuan mempererat kolaborasi sekaligus meningkatkan semangat kemanusiaan.

“Kebutuhan darah di Kabupaten Probolinggo saat ini masih sekitar 700 kantong per bulan. Harapannya bisa mencapai 1.000 kantong sehingga tidak perlu bergantung pada suplai dari daerah lain,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran aktif para pendonor mengingat darah belum dapat diproduksi secara sintetis. PMI terus berkomitmen meningkatkan pelayanan, termasuk dengan pengadaan alat pengolah trombosit yang ke depan diharapkan dapat segera dioperasikan.

“Kami berkomitmen untuk terus profesional dalam pelayanan. Namun, masih ada beberapa kebutuhan teknis yang harus dipenuhi agar fasilitas dapat dimanfaatkan secara optimal,” jelasnya.

Selain itu, Adi mengingatkan masyarakat bahwa donor darah tidak dipungut biaya. Biaya yang selama ini dibayarkan merupakan bagian dari proses pengolahan darah hingga siap digunakan.

“Donor darah itu gratis. Biaya yang ada adalah untuk pengolahan dan operasional agar darah aman digunakan,” tegasnya.

Sementara perwakilan koordinator donor darah Muhammad Islahuddin menyampaikan komitmennya untuk terus mengajak masyarakat berpartisipasi dalam kegiatan donor darah.

“Kami semakin termotivasi untuk mengajak masyarakat mendonorkan darah. Petugas UDD juga aktif mengingatkan jadwal donor sehingga partisipasi terus meningkat,” katanya.

Kegiatan ini juga diisi tausiah oleh Hasan Basri yang menyampaikan donor darah merupakan bentuk ibadah sekaligus wujud rasa syukur karena memberikan manfaat bagi sesama.

Sebagai penutup, panitia membagikan doorprize kepada para koordinator donor darah sebagai bentuk apresiasi. Suasana kebersamaan pun semakin terasa hangat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mendukung ketersediaan darah di Kabupaten Probolinggo. *

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info