Monday, April 12, 2021
Depan > Pendidikan > Harus Mampu Membangun Integritas Lembaga Pendidikan

Harus Mampu Membangun Integritas Lembaga Pendidikan

Reporter : Syamsul Akbar
KREJENGAN – Mustasyar PCNU Kota Kraksaan Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si yang juga Wakil Ketua Komisi IV DPR RI membuka secara resmi kegiatan advokasi pendidikan dan penguatan integritas madrasah Lembaga Pendidikan Ma’arif NU yang digelar oleh Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kota Kraksaan di Base Camp Ridho Outbond Desa Krejengan Kecamatan Krejengan, Sabtu (6/3/2021).

Advokasi pendidikan dan penguatan integritas madrasah Lembaga Pendidikan Ma’arif NU ini digelar bersamaan dengan kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat-Reses I tahun 2021 anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur masa jabatan 2019-2024 H Muzammil Syafi’i.

Kegiatan yang diikuti oleh para guru madrasah dibawah naungan LP Ma’arif NU Kota Kraksaan ini dihadiri oleh Rais Syuriyah PCNU Kota Kraksaan KH. Wasik Hannan, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Kraksaan KH Syihabuddin Sholeh bersama segenap jajaran pengurus serta narasumber Rektor Unzah Genggong Abdul Azis Wahab.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Kraksaan KH Syihabuddin Sholeh mengharapkan agar kegiatan ini mampu meningkatkan mutu dan kualitas lembaga pendidikan madrasah di Kabupaten Probolinggo, khususnya dibawah naungan LP Ma’arif NU Kota Kraksaan. “Harapannya mampu meningkatkan indeks pendidikan sebagai upaya meningkatkan angka IPM (Indeks Pembangunan Manusia) di Kabupaten Probolinggo,” harapnya.

Sementara Mustasyar PCNU Kota Kraksaan Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si mengatakan membangun integritas lembaga pendidikan itu bisa dilakukan dalam dua hal yakni yayasan dan para guru. Hal ini sangat penting upaya lembaga pendidikan NU ini menjadi pilihan para orang tua dalam mendidik anak-anaknya.

“Bagaimana pemangku yayasan itu mendistribusikan kewenangannya dari hulu sampai hilir. Dari guru sampai dengan cleaning service. Hal ini penting hari ini untuk menjawab bagaimana membangun integritas lembaga pendidikan. Sebab lembaga pendidikan akan dicari manakala integritasnya dibangun bersama-sama,” katanya.

Menurut Hasan, para guru yang ada di lembaga pendidikan ini harus betul-betul memberikan contoh kepada murid-muridnya sebagaimana baginda Rasul Muhammad SAW. Karena maju dan tidaknya sebuah lembaga pendidikan tergantung dari gurunya.

“Mari kita bangun integritas lembaga pendidikan agar menjadi pilihan wali murid. Guru yang bertatap muka dengan anak didiknya harus menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan dan bahagia serta tidak membuat anak didiknya takut,” jelasnya.

Hasan menegaskan jabatan kepala sekolah ada masa khidmat yang harus tidak berlama-lama, sehingga kepala sekolah itu tidak harus berlama-lama karena lembaga swasta ini kadangkala tidak mematuhi ketentuan aturan perundang-undangan atau Permendikbud (Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan) maupun Permenag (Peraturan Menteri Agama).

“Jabatan sekolah ini tidak boleh sampai dengan seumur hidup agar supaya tercipta suasana baru di lingkungan pendidikannya, sehingga kalau terjadi suasana yang baru maka akan banyak inovasi-inovasi lembaga pendidikan untuk menunju kualitas lembaga pendidikan,” pungkasnya.

Sementara anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur H. Muzammil Syafi’i mengungkapkan saat ini sedang menyusun anggaran di Jawa Timur dan nanti akan ditutup pada bulan April 2021.

“Di lingkungan NU saya melihat banyak madrasah-madrasah yang butuh bantuan untuk memperbaiki sarana dan prasarana, maka sekarang saya fokuskan untuk khusus untuk di Kabupaten Probolinggo dengan menampung permohonan-permohonan kepada Provinsi Jawa Timur melalui Fraksi NasDem untuk bisa dibantu sarana dan prasarana demi peningkatan perbaikan pendidikan yang ada di Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.

Muzammil mengaku selama ini melihat sarana dan prasarana madrasah itu sangat minim sekali. Selanjutnya, kemampuan untuk membiayai proses pendidikan di madrasah itu sangat minim. Serta, adanya guru-guru yang belum mempunyai kualifikasi yang memadai sehingga kualitas pendidikan di madrasah-madrasah perlu ditingkatkan yang diawali dari guru-guru yang perlu ditingkatkan.

“Kita berharap LP Ma’arif NU yang mengelola pendidikan di lingkungan NU ini mampu melihat isu-isu strategis yang ada di Kabupaten Probolinggo untuk menyusun program yang terbaik untuk peningkatan pendidikan di Kabupaten Probolinggo. Oleh karena itu saya mendorong agar Kabupaten Probolinggo itu mempunyai komplek pendidikan NU yang representatif sampai perguruan tinggi,” tegasnya. (wan)

cww trust seal