Depan > Kemasyarakatan > DPPKB Berikan Sosialisasi dan Publikasi PK21

DPPKB Berikan Sosialisasi dan Publikasi PK21

Reporter : Mujiono
PROBOLINGGO – Untuk mewujudkan kesejahteraan hakiki yang berkeadilan bagi masyarakat, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Probolinggo memberikan sosialisasi dan publikasi Pendataan Keluarga 2021 (PK21), Kamis (16/12/2021) siang di Pendopo Prasadja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto dan Kepala DPPKB Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.

Sosialisasi dan publikasi PK21 ini melibatkan para PLKB, 33 kepala puskesmas, Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo dan para lintas sektor se-Kabupaten Probolinggo. Mereka mendapatkan materi dari Kabid Koordinator Bidang Advokasi Penggerakan dan Informasi perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Sofia Hanik.

Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko menjelaskan terdapat tantangan yang masih dihadapi berupa permasalahan terhadap angka kemiskinan yang tergolong cukup tinggi. Pemerintah telah berupaya dengan berbagai macam cara, baik melalui bantuan langsung penguatan perekonomian rakyat maupun bantuan permodalan dan keterampilan.

“Terdapat hal-hal penting yang harus kita hadapi bersama, terkait dengan menurunkan laju pertambahan penduduk serta pendewasaan usia pernikahan merupakan bagian strategis yang tidak terpisahkan. Hal ini merupakan tupoksi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Menurut Plt Bupati Timbul, untuk mengatasi permasalahan kemiskinan, stunting, KDRT, kebodohan dan permasalahan sosial lainnya diperlukan data dukung kependudukan by name by address yang bisa dipercaya, akurat serta mudah diakses dan senantiasa perbarui tiap tahun untuk mengatasi serta menyelesaikan permasalahan. Sumber data yang dapat digunakan sebagai mapping permasalahan serta menjadi dasar kebijakan dan penganggaran kedepannya.

“Dengan terselesaikannya Pendataan Keluarga (PK21) yang dimulai pada awal tahun 2021 secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, salah satunya di Kabupaten Probolinggo. Kami berharap data-data PK21 menjadi salah satu solusi dalam penyelesaian masalah kemiskinan. Kedepannya, data PK21 bisa dilakukan updating,” jelasnya.

Sementara Kepala DPPKB Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto menyampaikan sosialisasi ini melibatkan lintas sektoral terkait sebagai mitra kerja untuk membantu penyelenggaraan pendataan PK21 dan dapat menghasilkan data yang akurat dan valid. “Melalui proses pengumpulan, pengolahan, penyajian, penyimpanan serta pemanfaatan data dan informasi kependudukan dan keluarga,” katanya. (y0n)