Thursday, February 29, 2024
Depan > Pemerintahan > DPMD Lakukan Pemutakhiran Data Profil Desa

DPMD Lakukan Pemutakhiran Data Profil Desa

Reporter : Syamsul Akbar
DRINGU – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Probolinggo melakukan pemutakhiran data profil desa dan penguatan modul entry Data Desa Center (DDC) SAPA DESA di ruang pertemuan Bentar Kompeks Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Probolinggo, Selasa (26/7/2022)

Kegiatan ini diikuti peserta dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Probolinggo, TA P3MD Kabupaten Probolinggo, Kasi Ekonomi dan Pembangunan di 24 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo, Koordinator Sekdes di 24 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo serta Koordinator PD di 24 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo.

Sebagai narasumber berasal dari DPMD Kabuaten Probolinggo dan TA P3md Kabupaten Probolinggo. Pemutakhiran data profil desa ini dilakukan untuk menindaklanjuti hasil pelatihan entry updating Data Desa Center SAPA DESA Provinsi Jawa Timur pada tanggal 17 hingga 18 Juli 2022.

Kepala DPMD Kabupaten Probolinggo Edy Suryanto mengatakan kegiatan ini dimaksudkan agar desa segera memulai kegiatan pemutakhiran profil desa dan kelurahan dan DDC-SAPA DESA tahun 2022 melalui prodeskel.kemendagri.go.id

“Tujuan dari pemutakhiran data profil desa dan penguatan modul entry DDC SAPA DESA tahun 2022 ini adalah agar supaya desa mempunyai data dasar dari penganggaran di desa,” katanya.

Menurut Edy, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari evaluasi Gubernur Jawa Timur bahwa 325 desa di Kabupaten Probolinggo belum memutakhirkan profil desa dan kelurahan. Pada surat evaluasi prodeskel semester 1 tahun 2022, Kabupaten Probolinggo masih diposisi terbawah.

“Profil desa ini isinya adalah data dasar desa beserta potensi desa, data kesehatan, data sosial, data pendidikan, data kemiskinan, data perekonomian, perumahan dan permukiman dan lain sebagainya,” jelasnya.

Edy mengharapkan dengan kegiatan pemutakhiran data profil desa dan penguatan modul entry DDC SAPA DESA ini agar supaya data desa di Kabupaten Probolinggo dapat termutakhirkan dan terdata sesuai kondisi terkini.

“Harapannya kalau profil desa ini dimutakhirkan, maka penilaian bahwa Kabupaten Probolinggo selalu menempati urutan terbawah akan terdongkrak naik, karena prodeskel adalah data yang dapat diakses dan dijadikan dasar oleh pusat. Selain itu, besaran dana desa dan dana bantuan lainnya dapat terkoreksi oleh data ini,” pungkasnya. (wan)