Friday, May 24, 2024
Depan > Kemasyarakatan > DP3AP2KB Gelar Wisuda Selantang

DP3AP2KB Gelar Wisuda Selantang

Reporter : Mujiono
PROBOLINGGO – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Probolinggo menggelar wisuda Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) Dusun Gepeng Desa Kalisalam Kecamatan Dringu, Jum’at (24/2/2023) di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko, Camat Dringu Heri Mulyadi beserta Ketua TP. PKK Kecamatan Dringu dan para Kepala Desa se-Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo

Sebanyak 32 orang wisudawan/wisudawati sekolah lansia tangguh (selantang) yang sudah mengikuti proses belajar beberapa waktu yang lalu dan saat ini berkesempatan untuk di wisuda. Selama 3 (tiga) bulan penuh peserta lansia diberikan pengetahuan tentang kehidupannya. Uniknya, para peserta calon wisuda lansia yang berpakaian wisuda selayaknya wisuda universitas difasilitasi transportasi odong-odong untuk menuju Pendopo Kabupaten Probolinggo.

Poin penting pengetahuan-pengetahuan yang diajarkannya adalah tentang proses menua sehat dan sakit, meningkatkan pengetahuan keterampilan dan perilaku lansia tentang kehidupan sosial dan ekonomi serta meningkatkan pengetahuan keterampilan dan perilaku lansia tentang lingkungan yang mendukung kehidupan lansia.

Tujuan dilaksanakannya “Selantang” ini adalah untuk meningkatkan kualitas kelompok BKL dalam mewujudkan lansia tangguh, meningkatkan pemahaman pada lansia tentang konsep Smart (Sehat, Mandiri, Aktif dan Produktif) dalam lingkup 7 (tujuh) dimensi lansia tangguh (spiritual, fisik, vokasional, sosial, lingkungan, hobi dan intelektual).

Kepala DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto menyampaikan BKKBN sebagai pelaksana kewenangan ditingkat kependudukan dan kesejahteraan keluarga Kabupaten Probolinggo sesuai tupoksi Bupati Probolinggo. BKKBN khususnya di Jawa Timur memiliki terobosan Selantang dan sekolah orang tua hebat yang sudah dilaksanakan di Kecamatan Dringu dan Kecamatan Leces.

“Sedangkan di tahun 2023 mendatang ini akan mereplikasi sekolah orang tua hebat yang yang diperkirakan ketentuan pesertanya sebanyak 750 calon ibu-ibu tangguh di Kabupaten Probolinggo mulai pada tanggal 6 Maret. Pelaksanaan wisudanya dilaksanakan pada bulan Juni bertepatan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas),” katanya.

Dalam program DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo telah mendukung adanya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang salah satunya adalah tentang penanganan masalah stunting. Dengan cara menciptakan ibu-ibu sehat, melakukan pelatihan remaja (Genre) usia dibawah umur 23 tahun agar terhindar dari narkoba dan seks bebas.

Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Hj Nunung Timbul Prihanjoko menjelaskan konsep successful aging adalah penuaan yang terjadi dengan ketiadaan penyakit dan faktor-faktor resiko penyakit, kemampuan fisik dan kognitif yang terjaga serta keterlibatan dalam aktivitas yang produktif, sehingga dapat mencapai kepuasan dan kebahagiaan dalam hidup.

“Pendidikan di Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) yang telah diikuti oleh para lansia adalah menggunakan pendekatan pendidikan sepanjang hayat. Dimana pada proses belajar mengajar akan disesuaikan dengan segala hal terkait peristiwa dalam kehidupan manusia,” ungkapnya.

Menurutnya, tujuan dari sekolah Lansia Tangguh ini menjadikan lansia senang, sehingga proses belajar mengajar pada sekolah lansia merupakan kegiatan menyenangkan sesuai kebutuhan dan membuat bahagia (tidak memberikan beban pada peserta).

“Lansia berarti memasuki fase kehidupan dengan kemampuan fisik, kognitif dan afektif yang akan mengalami penurunan dari waktu ke waktu. Namun itu, bukanlah penyakit kelainan suatu proses degenerasi alami dan akan dialami oleh setiap manusia dalam fase kehidupannya,” pungkasnya. (y0n)