Reporter : Syamsul Akbar
GADING – Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo menggelar pelatihan digitalisasi, branding, pemasaran dan penjualan pada desa wisata, homestay/pondok wisata, kuliner, souvenir dan fotografi di Hotel Kampoeng Kita Desa Condong Kecamatan Gading, Senin hingga Rabu (8-10/11/2021).
Kegiatan ini diikuti oleh 40 orang peserta yang berasal dari Kelompok Sadar Wisata, pengurus BUMDes, pemilik homestay, usaha kuliner, usaha souvenir dan fotografi di wilayah Kabupaten Probolinggo.
Selama pelatihan mereka akan mendapatkan materi pemasaran digital dalam memajukan pariwisata berdaya saing, tahapan pengembangan pemasaran digital, fotografi untuk promosi digital dan bahasa promosi yang efektif dalam promosi digital oleh narasumber dari East Java Ecotourism Forum (EJEF) dan Universitas Airlangga Surabaya.
Kepala Bidang Kepariwisataan Disporaparbud Kabupaten Probolinggo Nurahman mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi dan kompetensi pengelola destinasi dan daya tarik wisata agar dapat memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pemasaran pariwisata.
“Pelatihan ini diselenggarakan dengan metode 50% penyampaian materi, 20% diskusi dan kerja kelompok dan 30% kunjungan lapangan. Nantinya aka nada sesi diskusi dan evaluasi yang bisa menggali lebih banyak lagi permasalahan apa yang dialami sebagai pendukung sektor pariwisata,” ujarnya.
Sementara Kepala Disporparbud Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto mengatakan kegiatan ini merupakan langkah awal kerjasama antara Disporaparbud Kabupaten Probolinggo dengan Universitas Airlangga Surabaya yang nantinya bisa berkelanjutan.
“Sasaran dari pelatihan ini peserta mengetahui dan memahami pengetahuan dasar kepariwisataan serta pemasaran digital, mengetahui dan memahami tahapan pengembangan pemasaran digital serta mengetahui dan memahami pentingnya fotografi dan bahasa yang efektif dalam pemasaran digital,” katanya.
Menurut Sugeng, digitalisasi merupakan langkah yang harus dilakukan terutama memperluas jangkauan pemasaran bagi suatu produk pariwisata dan faktor-faktor pendukungnya.
“Silahkan pergunakan forum ini untuk berdiskusi/sharing dengan narasumber tentang hal-hal yang bertujuan meningkatkan pemasaran dan penjualan pada desa wisata, homestay, kuliner, souvenir dan fotografi melalui kemajuan teknologi informasi,” pungkasnya. (wan)
