Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Probolinggo menggelar lomba perpustakaan desa/kelurahan terbaik se-Kabupaten Probolinggo tahun 2023.
Kamis (12/10/2023), 3 (tiga) pemenang dalam lomba perpustakaan desa/kelurahan terbaik tersebut mendapatkan hadiah yang diserahkan oleh Bunda Literasi Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto didampingi Kepala Dispersip Kabupaten Probolinggo dr Mansur di ruang Pustakaloka Dispersip Kabupaten Probolinggo.
Dalam lomba perpustakaan desa/kelurahan terbaik ini, juara 1 diraih oleh Perpusdes Jaka Umbaran Desa Andungbiru Kecamatan Tiris, juara 2 diraih oleh Perpusdes Rohiqul Ilmi Desa Binor Kecamatan Paiton dan Perpusdes Selendang Mulia Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan.
Bunda Literasi Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto mengatakan saat ini perpustakaan desa memiliki peran yang sangat strategis dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
“Perpusdes berperan menjadi pusat belajar dan berkegiatan masyarakat, melalui penyediaan akses informasi yang dibutuhkan serta sesuai potensi desa. Baik berupa penyediaan informasi dari buku, internet maupun peningkatan softskill,” katanya.
Sementara Kepala Dispersip Kabupaten Probolinggo dr Mansur menyampaikan lomba perpusdes ini menjadi sebuah indikasi keberhasilan perpusdes dalam program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.
“Keberhasilan program ini ditunjukkan melalui kesinambungan program perpusdes yang difasilitasi melalui dana desa serta adanya dampak positif yang diterima masyarakat yang memanfaatkan perpusdesnya,” ungkapnya.
Terpisah, Pustakawan Dispersip Kabupaten Probolinggo Hesthiyono Suko Adhi mengungkapkan sesuai dengan Undang-undang Nomor 43 Tahun 2007 Tentang Perpustakaan, tugas Dinas Perpustakaan Kabupaten/Kota sebagai lembaga pembina berbagai jenis perpustakaan yang ada di wilayahnya.
“Salah satunya adalah perpustakaan desa. Salah satu indikator pengukuran keberhasilan program pengembangan perpustakaan desa adalah melalui lomba perpusdes terbaik,” ujarnya.
Menurut Hesthi, lomba perpusdes terbaik ini diikuti oleh 15 perpusdes di Kabupaten Probolinggo. Selanjutnya dinilai berdasarkan kriteria dukungan pemerintah desa melalui penganggaran perpusdes di dana desa serta aktivitas fasilitasi Perpusdes dalam menunjang program desa melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan dan ekonomi.
“Mereka dinilai oleh Trainer Nasional Program Pengembangan Perpusdes, Pustakawan Dispersip serta Kepala Bidang Pengembangan Budaya Baca dan Pelestarian Pustaka Dispersip. Harapannya mampu menjadi daya dorong bagi perpusdes yang lain untuk terus berkontribusi dalam pembangunan masyarakat desa,” pungkasnya. (wan)
