Wednesday, June 16, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Disnaker Berikan Edukasi dan Rembuk Masyarakat Program Padat Karya

Disnaker Berikan Edukasi dan Rembuk Masyarakat Program Padat Karya

Reporter : Wahed Efendi
GENDING – Jelang akhir tahun 2020, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo akan melakukan program padat karya di 4 (empat) lokasi yang berbeda. Yakni, Desa Penambangan Kecamatan Pajarakan, Desa Pegalangan Kidul Kecamatan Maron serta Desa Klaseman dan Desa Brumbungan Lor Kecamatan Gending.

Sebagai tahap awal pelaksanaan program padat karya tersebut, Disnaker memberikan edukasi dan rembuk masyarakat pada 4 (empat) desa penerima program padat karya di Kabupaten Probolinggo.

Rabu (4/11/2020), edukasi dan rembuk masyarakat berupa pembuatan Tembok Penahan Tanah (TPT) melalui program padat karya ini dilaksanakan di Balai Desa Brumbungan Lor Kecamatan Gending.

Edukasi dan rembuk masyarakat program padat karya ini diikuti oleh 88 orang dari masyarakat Desa Brumbungan Lor Kecamatan Gending. Sebagai narasumber hadir dari Disnaker Kabupaten Probolinggo serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Probolinggo terkait teknis program padat karya.

Program padat karya berupa pembuatan Tembok Penahan Tanah ini dilakukan di 2 (titik) di Desa Brumbungan Lor Kecamatan Gending. Yakni di Dusun Krajan RT 01 RW 01 sepanjang 243 meter dan Dusun Gapura RT 08 RW 03 sepanjang 150 meter. Masing-masing TPT tingginya 1,5 meter dari dasar tanah dan didalam tanah sedalam 0,60 meter dengan lebar 0,55 meter.

Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo Hudan Syarifuddin melalui Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Ketransmigrasian dan Perluasan Kesempatan Kerja Syamsul Arifin mengatakan padat karya adalah suatu kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pembuatan atau rehabilisasi infrastruktur sederhana maupun kegiatan produktif lainnya dengan memanfaatkan dan mengoptimalkan sumber daya lokal yang tersedia dalam rangka upaya meningkatkan produktivitas, aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat.

“Program padat karya ini bertujuan untuk mengurangi pengangguran masyarakat untuk sementara waktu, sehingga masyarakat mempunyai penghasilan dari kegiatan yang dilakukan. Setidaknya dengan adanya program padat karya ini, mereka memiliki penghasilan meskipun hanya sementara,” katanya.

Menurut Syamsul Arifin, edukasi dan rembuk masyarakat pembuatan TPT ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat tentang program padat karya serta tata cara pengerjaan program padat karya infrastruktur.

“Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat mengetahui tentang program padat karya sehingga mengerti dan ada rasa memiliki. Dengan demikian masyarakat akan ikut menjaga proyek tersebut dan apabila ada kerusakaan akan diperbaiki bersama-sama,” harapnya.

Sementara Kepala Desa Brumbungan Lor Erik Wahyudi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Probolinggo melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Probolinggo atas program usulan yang telah direspon di Desa Brumbungan Lor Kecamatan Gending.

“Kami sangat terbantu dengan program ini, karena hal ini juga bisa mengurangi dampak banjir di RT 1. Dimana untuk pembangunan tembok penahan tanah tersebut dilakukan agar air hujan manakala banjir tidak masuk ke pemukiman warga,” ungkapnya.

Melalui program padat karya ini Erik berharap warganya yang menganggur dikarenakan pandemi COVID-19 bisa sedikit terbantu dengan ikut bekerja di pembangunan TPT tersebut. “Setidaknya hal ini dapat membantu akan terpenuhinya kebutuhan ekonomi warga yang ikut bekerja. Mudah-mudahan keberadaan TPT ini bisa mengatasi permasalahan banjir dan pengikisan tanah saat musim hujan,” pungkasnya. (Hed)

cww trust seal