Saturday, April 13, 2024
Depan > Kemasyarakatan > Diskopar Berikan Pelatihan Peningkatan Inovasi dan Higienitas Sajian Kuliner

Diskopar Berikan Pelatihan Peningkatan Inovasi dan Higienitas Sajian Kuliner

Reporter : Syamsul Akbar
PROBOLINGGO – Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Diskopar) Kabupaten Probolinggo memberikan pelatihan peningkatan inovasi dan higienitas sajian kuliner, Rabu hingga Jum’at (24-26/8/2022) di ruang pertemuan Paseban Sena Probolinggo.

Kegiatan yang dibuka oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Kabupaten Probolinggo dr Mansur ini diikuti oleh 40 orang peserta yang berasal dari pengelola usaha kuliner di 5 obyek wisata di Kabupaten Probolinggo.

Pelatihan ini diselenggarakan dengan metode 50% penyampaian materi, 20% diskusi dan 30% praktik lapangan. Mereka dipandu narasumber berasal dari Akademisi dari Sages Akademi SMKN 3 Kota Probolinggo dan Perkumpulan Chef Profesional Indonesia (PCPI) DPC Probolinggo.

Tujuan diselenggarakannya pelatihan ini adalah meningkatkan pengetahuan, motifasi dan kompetensi pengelola usaha kuliner di destinasi wisata dan DTW agar dapat mengolah sajian lebih bervariasi sehingga meningkatkan daya beli.

Kepala Diskopar Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto mengungkapkan kegiatan ini dilakukan dalam rangka peningkatan kapasitas SDM di bidang kuliner. Dimana saat ini kuliner merupakan salah satu andalan. Sebab kuliner ini tidak bisa terpisahkan dengan sektor pariwisata.

“Pemerintah dalam rangka mengantisipasi membludaknya wisatawan di masa yang akan datang menyiapkan dua paket sekaligus yakni satu destinasi dan satu kuliner. Harapan kita hari ini teman-teman yang bergerak dalam kuliner harus memahami bagaimana mereka menyajikan makanan yang benar-benar sehat dan higienis,” ujarnya.

Menurut Sugeng, menjaga kebersihan saat ini mutlak dibutuhkan atau sebuah tuntutan semua wisatawan saat berkunjung ke destinasi wisata dan menikmati kuliner syaratnya harus bersih, higienis dan sehat. “”Ini kita siapkan SDM-SDM itu yang khususnya bergerak di bidang kuliner,” terangnya.

Sementara Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Kabupaten Probolinggo dr Mansur mengatakan pelaku usaha kuliner di obyek wisata memiliki peran yang sangat penting dalam hal mempromosikan dan memberikan pelayanan bagi wisatawan.

“Untuk mencapai tujuan tersebut maka Pemerintah Daerah meningkatkan kapasitas dan kemampuan personil melalui pelatihan sehingga dapat meningkatkan kemampuan dan daya saing pelaku usaha kuliner dalam mengolah sajian,” katanya.

Melalui pelatihan ini Mansur berharap para peserta dapat mengambil ilmu dan menerapkan pada sajian di obyek wisata masing-masing dengan menggunakan bahan-bahan alam dan produk lokal yang banyak tersedia di Kabupaten Probolinggo.

“Semoga Allah SWT selalu memberikan petunjuk dan bimbingannya kepada kita semua dalam melanjutkan pengabdian kepada bangsa, negara, agama dan masyarakat,” pungkasnya. (wan)