Wednesday, December 1, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Pemkab Gelar Khotmil Qur’an Bil Ghoib Secara Serentak

Pemkab Gelar Khotmil Qur’an Bil Ghoib Secara Serentak

Reporter : Hendra Trisianto
KRAKSAAN – Mengetuk pintu langit demi mengharap ridho ilahi agar wabah pandemi COVID-19 segera diangkat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo bersama segenap penghafal Al Qur’an (Hafidz) dan guru ngaji menggelar Khotmil Qur’an Bil Ghoib secara serentak di seluruh penjuru wilayah Kabupaten Probolinggo.

Ikhtiar secara bathin dengan menghatamkan kitab suci Al-Qur’an secara bersama-sama tersebut di komando dari Pondok Pesantren Hati Islamic Boarding School Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan, Sabtu (23/05/2020) tepat pukul 12.00 WIB bersama Habib Anis bin Hamid Al-Habsi, dan Ust. Muhammad Syaifi’i Zain beserta pengurus Jam’iyatul Quro’wal Hufadz (Jamqur) Kota Kraksaan.

Khusus di Ponpes Hati, dibagi menjadi 4 titik lokasi dimana tiga diantaranya dikhatamkan oleh para Hafidz. Sedangkan untuk lokasi lainnya secara serentak dikhatamkan oleh kelompok-kelompok yang terdiri dari para pengurus Jamqur, pengurus NU, LPTQ, para guru ngaji serta guru madrasah dengan masing-masing orang membaca tiga juz yang berbeda.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Probolinggo Hj P Tantriana Sari SE didampingi oleh suaminya Drs H Hasan Aminuddin M.Si, yang saat itu juga berkesempatan untuk menyalurkan santunan berupa paket sembako kepada segenap pendeta di Kabupaten Probolinggo dan romo pemangku adat Tengger.

Dalam sambutannya Hasan Aminuddin menuturkan bahwa ikhtiar ini dilakukan karena segenap daya dan fikiran untuk penanganan pandemi global virus korona ini telah maksimal. Oleh karena itu selain tetap berupaya dalam ikhtiar lahir mengikuti anjuran pemerintah dan protokol kesehatan, ikhtiar bathin kepada Allah SWT juga harus ditingkatkan.

Hasan Aminuddin mengatakan bahwa dirinya bersama umat Islam lainnya saat ini mengawali ikhtiar bathin tersebut melalui Khotmil Qur’an serentak, agar selanjutnya ikhtiar serupa juga dilakukan oleh para umat agama lainnya di Kabupaten Probolinggo.

“Semoga ini merupakan gerakan awal, sekaligus juga untuk mengingatkan kepada seluruh manusia di tengah keputusasaan ini. Kami mengajak kepada semua masyarakat untuk menggedor pintu langit sesuai dengan ikhtiar agama masing-masing. Kita berserah diri kepada Tuhan Yang Kuasa atas ujian ini, bukankah kita semua rindu tempat ibadah
kita?,” katanya.

Lebih lanjut Wakil Ketua Komisi IV ini berpesan, agar masyarakat menyikapi wabah yang penyebarannya semakin masif ini dengan terus meningkatkan penerapan protokol kesehatan dan memberikan dukungan kepada pemerintah.

“Pandemi virus corona merupakan keprihatinan dunia, sepatutnya semua pihak bersatu dan bahu-membahu melakukan ikhtiar lahir dan batin agar wabah COVID-19 segera berakhir. Adanya bantuan sosial dari pemerintah hendaknya dibelanjakan untuk kebutuhan pangan, agar dapat mencukupi kebutuhan pada saat wabah virus corona,” pungkasnya.(dra)