Reporter : Syamsul Akbar
KRUCIL – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo melakukan survey lokasi pemasangan rambu-rambu yang nantinya akan dibangun menggunakan dana Instruksi Presiden (Inpres) tahun 2023.
Survey lokasi pemasangan rambu-rambu ini akan dilakukan ada 6 (enam) lokasi meliputi ruas jalan Condong-Manggisan, Krucil-Guyangan, Krucil-Tambelang, Tiris-Tlogoargo, Bermi-Air Terjun Darungan serta jalan lingkar utara mulai belakang TWSL hingga J’Bing Café Desa Tamansari Kecamatan Dringu.
Survey lokasi pemasangan rambu-rambu ini diawali di ruas jalan Condong-Manggisan dan Krucil-Guyangan, Senin (19/6/2023). Dari hasil survey di ruas jalan Condong-Manggisan dan Krucil-Guyangan masing-masing ada sekitar 10 titik lokasi pemasangan rambu-rambu.
“Pertimbangan pemilihan lokasi pemasangan rambu-rambu ini adalah ruas jalan menuju kawasan pariwisata. Kebetulan Dishub akan menerima dana Inpres yang digunakan untuk infrastruktur kelengkapan jalan selain PJU (Penerangan Jalan Umum),” kata Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo Taufik Alami melalui Kasi Pemeliharaan Sarana Prasarana Asminanik.
Menurut Asminanik, rambu-rambu yang akan dipasang menggunakan dana Inpres tahun 2023 ini diantaranya guardrail berupa pembatas tebing, tikungan, tanjakan, turunan, tikungan tajam serta hati-hati.
“Survey ini bertujuan untuk menetapkan lokasi dan titik koordinat lokasi pemasangan rambu-rambu mulai dari tanjakan dan tikungan tajam, turunan dan lain sebagainya. Pemasangan rambu-rambu ini dilakukan untuk memajukan sektor pariwisata. Kalau sudah ada penunjuk arahnya, maka wisatawan tidak akan kesulitan menuju ke lokasi wisata,” jelasnya.
Asminanik menerangkan jika survey lokasi pemasangan rambu-rambu sudah dilakukan semua, maka pihaknya akan mengirimkan hasil survey ke pemerintah pusat. Nantinya akan dipantau melalui satelit. “Jika dianggap sudah sesuai maka pemasangan rambu-rambu menggunakan dana Inpres tahun 2023 bisa dilakukan,” terangnya.
Lebih lanjut Asminanik menambahkan bahwa pemasangan rambu-rambu menuju lokasi wisata ini diperlukan agar masyarakat luas tahu bahwa di Kabupaten Probolinggo ada banyak sekali potensi wisata. Jadi disitu dipasang RPPJ (Rambu Pendahulu Penunjuk Jurusan) dan rambu-rambu penunjuk arah.
“Harapannya survey yang dilakukan ini bisa tepat pemasangannya. Memang di lokasi yang sudah ditetapkan ini jarang di pasang rambu-rambu. Pemasangan rambu-rambu diharapkan bisa mengurangi angka kecelakaan. Oleh karena itu, pengemudi harus hati-hati untuk mengurangi kecelakaan,” pungkasnya. (wan)
