Depan > Kemasyarakatan > Dishub Gelar Rakor Operasi Angkutan Lebaran 2022

Dishub Gelar Rakor Operasi Angkutan Lebaran 2022

Reporter : Mujiono
PROBOLINGGO – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo bersinergi dengan Polres Probolinggo melakukan rapat koordinasi (rakor) dengan Forum LLAJ membahas rencana operasi angkutan bagi masyarakat yang mudik saat menjelang lebaran, Selasa (26/4/2022) di ruang pertemuan LLAJ Dishub Kabupaten Probolinggo.

Rapat ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden Ir. H. Joko Widodo tentang dibolehkannya masyarakat untuk mudik pada Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah tahun 2022. Masyarakat yang menginginkan mudik harus memenuhi persyaratan yaitu sudah vaksin pertama, vaksin kedua dan juga harus vaksin booster serta tetap mematuhi protokol kesehatan.

Pembahasan rencana operasi angkutan pada rakor forum LLAJ mengarah pada masa angkutan lebaran untuk moda transportasi angkutan jalan, moda transportasi kereta api dan moda transportasi udara selama 16 hari dimulai tanggal 25 April hingga 10 Mei 2022 (H-7 sampai H+7). Masa angkutan lebaran moda transportasi penyeberangan dan moda transportasi laut selama 32 hari terhitung mulai 17 April hingga 18 Mei 2022 atau (H-15 sampai H+15).

Asal perjalanan terbanyak daerah adalah Jawa Timur. Dimana hasil survey Jawa Timur mencapai 17,1% atau 14,6 juta orang. Selain itu, daerah Jabotabek juga mencapai 16,4% atau 14,0 juta orang. Sedangkan Jawa Tengah mencapai 14,1% atau 12,1 juta orang, Jawa Barat mencapai 10,8% atau 9,2 juta orang dan Sumatera Utara mencapai 4,7% atau 4,0 juta orang.

Setelah dihapuskannya persyaratan tanpa tes swab antigen/PCR. Potensi daerah dengan tujuan terbanyak adalah Jawa Tengah dengan perhitungan survey mencapai 27,5% atau 23,5 juta orang. Jawa Timur mencapai 19,6% atau 16,8 juta orang. Jawa Barat mencapai 17,2% atau 14,7 juta orang, Jabotabek mencapai 7,0% atau 5,9 juta orang dan DIY mencapai 4,6% atau 3,9 juta orang.

Antisipasi untuk penanganan kemacetan itu pada pintu tol yaitu optimalisasi pembukaan tol gate, sistem jemput bola, penambahan petugas di lapangan dan optimalisasi GTO. Persimpangan juga menjadi penyebab kemacetan yaitu di titik simpang yang berpotensi kemacetan. SPBU dan rest area di jalan tol, tentu dilakukan sistem buka tutup apabila sudah terjadi kepadatan.

Antisipasi penanganan kemacetan terlebih menjelang hari raya Idul Fitri 1443 H saat ini disebabkan aktifitas masyarakat di jalan meningkat terutama pada pasar-pasar. Selain itu, perbaikan permukaan jalan juga menjadi faktor kemacetan kendaraan. Tentunya harus ada petugas pada perlintasan sebidang khususnya yang tidak berpintu.

Sesuai dengan Surat Edaran Menhub Nomor 45 tahun 2022 dilakukan pembatasan bagi operasional mobil barang. Mobil barang yang dengan jumlah berat yang diijinkan (JBI) lebih dari 14 ribu kilogram, mobil barang dengan tiga sumbu atau lebih, kereta gandengan. Dan mobil barang yang digunakan untuk mengangkut bahan galian (tanah, pasir, batu), bahan tambang dan bahan bangunan.

Pembatasan-pembatasan tetap dilakukan agar tidak terjadi permasalahan. Pembatasan ada pada ruas non tol di Jawa Timur meliputi, Pandaan – Malang, Probolinggo – Lumajang, Jombang – Caruban dan Banyuwangi – Jember. Sedangkan pembatasan untuk ruas tol yang ada di Jawa Timur yaitu, Ngawi – Kertosono, Kertosono – Mojokerto, Mojokerto – Surabaya, Surabaya -Gempol, Gempol – Pandaan, Gempol – Pasuruan, Pasuruan – Probolinggo dan Pandaan – Malang.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Probolinggo Taufik Alami menjelaskan pintu masuk Paiton, pintu masuk Tongas, pintu masuk Leces juga dilakukan antisipasi agar supaya tidak terjadi kemacetan.

“Sinergitas seluruh personel dari Dinas Perhubungan, kepolisian, Satpol PP dan yang lainnya untuk bertugas turut melakukan pengamanan dan kelancaran lalu lintas sebelum lebaran maupun setelah lebaran,” katanya.

Menurut Taufik, untuk pos pantau di Kabupaten Probolinggo terdapat enam titik. Meliputi pos pantau wilayah Tongas, Leces, Probolinggo timur Paiton dan Kraksaan dan tambahannya di Bentar. “Sedangkan wilayah Kota yaitu Rest Area Tongas dan Probolinggo barat dengan 40 kekuatan personel,” pungkasnya. (y0n)