KRAKSAAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo bersama Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan pendampingan penganggaran Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan Tahun Anggaran 2026 di ruang rapat utama Bapelitbangda Kabupaten Probolinggo, Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut surat BBPMP Jawa Timur mengenai pendampingan penganggaran SPM pendidikan tahun 2026.
Pendampingan tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan proses perencanaan dan penganggaran sektor pendidikan selaras dengan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berupaya agar setiap program dan alokasi anggaran benar-benar memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan ini diikuti unsur Disdikdaya Kabupaten Probolinggo, Bapelitbangda, kepala sekolah serta berbagai pihak yang terlibat dalam proses perencanaan pembangunan pendidikan. Agenda pendampingan difokuskan pada penyelarasan program, target kinerja serta strategi penganggaran yang mengacu pada indikator SPM Pendidikan.
Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono mengatakan perencanaan anggaran merupakan fondasi utama dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dan merata bagi seluruh masyarakat.
“Komitmen menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas dimulai dari perencanaan yang tepat. Karena itu, setiap program yang disusun harus benar-benar mengacu pada kebutuhan riil masyarakat dan target pemenuhan Standar Pelayanan Minimal Pendidikan,” katanya.

Menurut Hary, penganggaran tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi harus mampu menghasilkan manfaat nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Probolinggo.
“Perencanaan yang baik bukan sekadar menyusun anggaran, tetapi memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan, pemerataan layanan dan masa depan generasi penerus,” jelasnya.
Hary berharap melalui pendampingan dari BBPMP Jawa Timur, kualitas perencanaan dan penganggaran pendidikan di Kabupaten Probolinggo semakin baik sehingga seluruh program prioritas dapat berjalan efektif, tepat sasaran dan mendukung terwujudnya pelayanan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh masyarakat.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan BBPMP Jawa Timur menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pendidikan yang akuntabel, efektif dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan,” pungkasnya. ***
Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info
