Thursday, October 8, 2026
Depan > Pendidikan > Gowes ke Banyuanyar, Bupati Haris Pantau Langsung Kondisi Sekolah

Gowes ke Banyuanyar, Bupati Haris Pantau Langsung Kondisi Sekolah

BANYUANYAR – Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris memanfaatkan agenda bersepeda atau gowes dari Kecamatan Maron menuju Kecamatan Banyuanyar untuk turun langsung melihat kondisi masyarakat, Selasa (8/9/2026).

Selain menjaga kebugaran, kegiatan tersebut dimanfaatkan Bupati Haris untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) sejumlah lembaga pendidikan serta pelayanan masyarakat di wilayah Kecamatan Banyuanyar.

Bupati Haris bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono dan jajaran terkait menyambangi beberapa lokasi. Di antaranya SDN Klenang Kidul, SDN Liprak Kulon 1, TK Dewantara, Kantor Kecamatan Banyuanyar hingga SDN Liprak Kidul 2 yang berada di belakang kantor Kecamatan Banyuanyar.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris melakukan gowes sekaligus monev ke sejumlah lembaga pendidikan di Kecamatan Banyuanyar. (Foto : Kominfo/Sholeh Adnan)

Kunjungan tersebut dilakukan Bupati Haris untuk melihat secara langsung kondisi sekolah sekaligus berdialog dengan para guru. Berbagai kebutuhan lembaga pendidikan menjadi bahan perhatian, mulai dari kondisi pagar sekolah, perpustakaan, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar.

Bagi Bupati Haris, kunjungan langsung ke sekolah menjadi cara penting untuk mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan. Pemerintah tidak hanya mengandalkan laporan, tetapi perlu melihat secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dan satuan pendidikan.

“Di sini bahagia sekali saya bisa workout pergi ke kantor sekalian sama-sama teman-teman kecamatan, mulai dari Maron kemudian Banyuanyar dan juga sekaligus kita monitoring ke sekolah-sekolah,” ujarnya.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris melakukan dialog bersama masyarakat di Kantor Kecamatan Banyuanyar. (Foto : Kominfo/Sholeh Adnan)

Dalam setiap kunjungan, Bupati Haris juga menyempatkan diri menyapa peserta didik dan menanyakan pelaksanaan program MBG. Ia sekaligus menggali berbagai kekurangan maupun keluhan yang disampaikan pihak sekolah.

“Kita sapa anak kita, bagaimana MBG-nya, kemudian apa yang menjadi kekurangan dan keluhan masing-masing sekolah. Tadi ada pagar, ada perpustakaan dan lain sebagainya,” jelasnya.

Bupati Haris menegaskan temuan maupun keluhan yang memungkinkan untuk segera ditangani harus mendapatkan tindak lanjut. Turun langsung ke lapangan diperlukan agar pemerintah dapat memahami persoalan secara nyata.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris membagikan susu saat berkunjung ke lembaga pendidikan di Kecamatan Banyuanyar. (Foto : Kominfo/Sholeh Adnan)

“Prinsipnya, apa yang menjadi kekurangan dan keluhan yang bisa kita penuhi segera, itu memang harus segera dipenuhi. Kalau tidak begini, kita tidak bisa melihat dengan mata kepala sendiri,” tegasnya.

Tidak hanya mengunjungi sekolah, dalam perjalanan tersebut Bupati Haris juga menyempatkan diri melihat Posyandu yang berada di SDN Liprak Kidul 2. Di lokasi tersebut, Bupati Haris berdialog dengan petugas dan menggali informasi mengenai perkembangan penanganan stunting. Perhatian tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan program kesehatan masyarakat berjalan dan memberikan dampak di tingkat desa.

Bagi Bupati Haris, kegiatan gowes sekaligus monev merupakan bagian dari pola kerja pemerintah yang menggabungkan olahraga, silaturahmi dan pemantauan langsung terhadap pelayanan masyarakat.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menyapa siswa SD di lembaga pendidikan di Kecamatan Banyuanyar. (Foto : Kominfo/Sholeh Adnan)

Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi Bupati Haris untuk berinteraksi dengan jajaran kecamatan, guru, petugas pelayanan serta masyarakat yang ditemui sepanjang perjalanan. “Makanya, ikhtiar silaturahmi, ikhtiar usaha sehat sampai ketemu dengan masyarakat,” tambahnya.

Sementara Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono mengatakan pihaknya mendampingi Bupati Haris untuk melihat langsung kondisi sejumlah lembaga pendidikan yang menjadi bagian dari agenda kunjungan.

Hary menegaskan sekolah yang dikunjungi bukan merupakan sekolah percontohan. Kunjungan tersebut dilakukan berdasarkan petunjuk Bupati Haris sebagai bagian dari upaya melihat kondisi pendidikan secara langsung. “Jadi bukan SD percontohan. Memang atas petunjuk beliau untuk diajak berkunjung. Diharapkan setiap lembaga itu sudah siap, minimal kebersihannya bagaimana,” jelasnya.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris bersama siswa dan siswi SD di wilayah Kecamatan Banyuanyar. (Foto : Kominfo/Sholeh Adnan)

Menurut Hary, kehadiran Bupati Haris secara langsung memberikan gambaran nyata mengenai kondisi masing-masing lembaga. Hal tersebut dapat menjadi bahan evaluasi apabila ditemukan sarana atau fasilitas yang membutuhkan perbaikan. “Beliau sambil memotret kondisi lembaga tersebut bagaimana. Jika akan ada perbaikan, tentu bisa menjadi bahan evaluasi untuk ditindaklanjuti,” terangnya.

Hary berharap hasil monev tersebut dapat menjadi bahan bagi Pemkab Probolinggo dalam menentukan langkah perbaikan ke depan. “Dengan melihat langsung kondisi sekolah, kebutuhan pendidikan diharapkan dapat dipetakan secara lebih tepat,” pungkasnya. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info