Tuesday, May 21, 2024
Depan > Kesehatan > Dinkes Lakukan Evaluasi Pendampingan Poskestren

Dinkes Lakukan Evaluasi Pendampingan Poskestren

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo melakukan evaluasi pendampingan pos kesehatan pesantren (poskestren) di Kabupaten Probolinggo tahun 2021.

Secara keseluruhan kegiatan ini diikuti oleh 120 orang yang terbagi menjadi 3 (tiga) angkatan terdiri dari Pelaksana Promkes sebanyak 15 orang, Pelaksana UKS sebanyak 15 orang, Pelaksana Kesling sebanyak 15 orang, Pendamping Ormas sebanyak 30 orang, Pengasuh Ponpes sebanyak 30 orang dan Santri Husada sebanyak 15 orang.

Angkatan pertama dilaksanakan di ruang pertemuan Dinkes Kabupaten Probolinggo, Jum’at (19/11/2021). Sementara angkatan kedua dan ketiga dilaksanakan di KPRI Karya Wira Husada, depan SMPN 5 Kota Probolinggo pada Sabtu (20/11/2021) dan Senin (22/11/2021). Selama kegiatan mereka diberikan materi evaluasi kegiatan pendampingan poskestren dan desk hasil pendampingan oleh narasumber puskesmas/pendamping poskestren.

Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono melalui Kasi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Sri Rusminah mengatakan pentingnya peran serta masyarakat dalam pembangunan kesehatan telah diakui oleh semua pihak pihak.

“Peran serta masyarakat baik perorangan maupun terorganisasi telah terbukti mempercepat keberhasilan pembangunan kesehatan sehingga derajat kesehatan masyarakat yang setinggi tingginya dapat dicapai,” katanya.

Menurut Sri Rusminah, peran serta masyarakat secara terorganisasi salah satunya adalah dengan mengembangkan Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM). Pondok pesantren sebagai institusi keagamaan yang cukup besar sangat strategis membentuk UKBM di lingkungannya berupa Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren). “UKBM tersebut didalam melaksanakan kegiatannya lebih mengedepankan upaya promotif dan preventif tanpa mengesampingkan upaya kuratif dan rehabilitative,” jelasnya.

Sri Rusminah menambahkan pada tahun 2021 Provinsi Jawa Timur memberikan Dana Bantuan Kesehatan ke Kabupaten Probolinggo untuk membentuk15 Poskestren. “Kegiatan yang sudah dilakukan selama tahun 2021 adalah orientasi poskestren bagi pendamping, pendampingan SMD dan MMPP,” pungkasnya. (wan)