MARON – Sebanyak 21 murid pilihan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Probolinggo mengikuti Ujian Tahfidz Al-Qur’an Juz 30 yang digelar di Masjid Nurul Qur’an Desa Brani Kulon Kecamatan Maron, Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus membentuk generasi Qurani yang berakhlak mulia.
Ujian Tahfidz Juz 30 tersebut diikuti oleh siswa-siswi yang telah melalui proses pembinaan dan pembelajaran tahfidz secara intensif. Mereka diuji kemampuan hafalan Al-Qur’an oleh tim penguji yang kompeten untuk memastikan kualitas hafalan yang dimiliki para peserta.
Kepala MIN 2 Probolinggo Sumiati menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ujian tahfidz bukan sekadar mengukur kemampuan hafalan peserta didik, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter dan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.
“Kami sangat bersyukur dan bangga atas terselenggaranya Ujian Tahfidz Juz 30 ini. Kegiatan ini bukan sekadar ujian biasa, tetapi merupakan wujud nyata dari upaya kita bersama dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini kepada anak-anak,” katanya.
Sumiati menjelaskan menghafal Al-Qur’an merupakan sebuah kemuliaan yang harus terus ditanamkan kepada generasi muda. Para peserta yang mengikuti ujian tahfidz merupakan generasi pilihan yang telah berusaha menjaga dan menghafal kalam Allah SWT dalam hati mereka.

“Menghafal Al-Qur’an adalah kemuliaan. Kalian adalah generasi pilihan yang telah berusaha menjaga kalam Allah dalam hati. Ujian ini bukan hanya untuk mengukur hafalan, tetapi juga melatih keikhlasan, ketekunan dan kedisiplinan kalian dalam menuntut ilmu,” jelasnya.
Lebih lanjut Sumiati berharap melalui kegiatan tersebut akan lahir generasi Qurani yang tidak hanya mampu menghafal ayat-ayat Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap melalui kegiatan ini akan lahir generasi Qurani yang tidak hanya hafal ayat-ayat-Nya, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi pribadi yang berakhlakul karimah,” terangnya.
Sumiati juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ustadz Yaqub selaku Tim Penguji Ujian Tahfidz Qur’an Juz 30 yang juga merupakan Koordinator Daerah Rumah Tahfidz Darul Qur’an Jawa Timur 2.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Ustadz Yaqub atas kesediaannya membimbing dan menilai para peserta dengan penuh keikhlasan dan profesionalitas. Semoga menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.

Sumiati berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti ujian dengan sungguh-sungguh, penuh percaya diri serta tetap menjaga adab terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam.
“Ikutilah ujian ini dengan sungguh-sungguh, penuh percaya diri dan tetap menjaga adab terhadap Al-Qur’an. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, kelancaran dan keberkahan kepada kita semua,” pungkasnya. ***
Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info
