Depan > Kemasyarakatan > Cegah Stunting, TP PKK Berikan Pelatihan Menu B2SA

Cegah Stunting, TP PKK Berikan Pelatihan Menu B2SA

Reporter : Mujiono
PROBOLINGGO – Untuk meningkatkan kesehatan anak melalui asupan makanan yang sehat dan bergizi, Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo memberikan pelatihan menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) bagi daerah lokus stunting, Kamis (7/7/2022) di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo.

Pelatihan menu B2SA yang merupakan program kerja Pokja III TP PKK ini diikuti oleh 150 peserta terdiri dari Ketua TP PKK Kecamatan dan Kader Pangan serta pengurus Pokja III Kecamatan. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko.

Warsih yang berprofesi membuat makanan-makanan sehat dan bergizi berkesempatan menjadi narasumber pada pelatihan menu B2SA dengan menyalurkan pengetahuannya kepada para ketua dan para kader TP. PKK Kecamatan se-Kabupaten Probolinggo. Ilmu yang didapatkannya nantinya disalurkan lagi kepada para pengurus TP. PKK Desa terlebih kepada masyarakatnya.

Terdapat hal-hal positif yang memiliki tujuan pokok terkait dengan maraknya kekurangan gizi pada anak balita (stunting) khususnya di Kabupaten Probolinggo. Peran serta TP. PKK Kabupaten Probolinggo berupaya untuk menurunkan angka stunting demi meningkatnya kesehatan dan kesejahteraan keluarga melalui program kegiatan pelatihan menu B2SA saat ini.

Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko menegaskan pengurus TP. PKK harus mengikuti pelatihan ini sampai selesai. Ilmu pengetahuan yang disampaikan narasumber dapat diterima dengan baik dan dapat diterapkan pada keluarganya. “Ini sebuah kesempatan dalam meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan demi kesehatan keluarga,” katanya.

Menurutnya, dengan pangan yang sehat dan bergizi, dapat mendukung kesehatan anak khususnya kesehatan balita. Dengan asupan pangan yang sehat dan bergizi yang digelorakan ini dapat meningkatkan kualitas kesehatan serta meningkatkan kecerdasan anak. “Upaya ini nantinya akan mendukung program pemerintah mencegah dan menurunkan stunting,” pungkasnya. (y0n)