MALANG – Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris bersama Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, SE., MM. kembali menorehkan prestasi membanggakan. Keduanya memboyong empat penghargaan pada puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Provinsi Jawa Timur yang digelar di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Rabu (29/7/2026).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak sebagai bentuk apresiasi atas komitmen, inovasi serta keberhasilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dalam mendukung pembangunan keluarga, program kependudukan dan keluarga berencana.
Bupati Haris bersama Ning Marisa hadir dalam kegiatan tersebut sebagai wujud komitmen Pemkab Probolinggo untuk terus memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
Empat penghargaan yang berhasil diraih Kabupaten Probolinggo meliputi apresiasi kepada Bupati Probolinggo atas inovasi dan program unggulan dalam mendukung serta melaksanakan Program Prioritas Nasional Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak), GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), Sidaya (Lansia Berdaya), Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) dan Makan Bergizi Gratis (MBG) sasaran 3B di Kabupaten Probolinggo.
Penghargaan berikutnya diberikan kepada Pemkab Probolinggo atas dukungan dan komitmen dalam meningkatkan akses pelayanan Keluarga Berencana (KB) yang berkualitas bagi Pasangan Usia Subur (PUS) serta keberhasilan mencapai lebih dari 100 persen target peserta KB baru Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dan Metode Operasi Wanita (MOW) Tahun 2026.

Selanjutnya, Pemkab Probolinggo juga menerima penghargaan atas keberhasilan menyusun dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) tingkat kabupaten tahun 2026. Sementara penghargaan keempat diterima Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris atas inovasi dan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Program Prioritas Nasional Tamasya, Gati, Sidaya, Genting dan MBG sasaran 3B.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara Pemerintah Kabupaten Probolinggo bersama TP PKK dalam memperkuat pembangunan keluarga, meningkatkan kualitas pelayanan keluarga berencana, mempercepat penurunan stunting hingga mendorong lahirnya keluarga yang sehat, mandiri dan sejahtera.
Dalam kesempatan itu, Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menegaskan keluarga memiliki peran yang sangat strategis dalam mencetak generasi unggul. “Keluarga adalah sekolah pertama bagi setiap anak. Dari keluargalah lahir generasi yang berakhlak, sehat, cerdas dan memiliki karakter yang kuat. Karena itu, seluruh pihak harus terus bersinergi untuk menciptakan keluarga yang berkualitas sebagai modal utama menuju Indonesia Emas,” katanya.
Menurut Bupati Haris, penghargaan yang diterima bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Probolinggo untuk terus menghadirkan program-program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas keluarga dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris menegaskan TP PKK akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan keluarga, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak melalui berbagai program yang menyentuh langsung masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi dan memperkuat pendampingan kepada masyarakat. Kami berharap sinergi seluruh pemangku kepentingan semakin kuat sehingga mampu mewujudkan keluarga yang tangguh, harmonis dan sejahtera sebagai fondasi pembangunan Kabupaten Probolinggo yang semakin SAE,” ungkapnya.
Peringatan Harganas ke-33 tingkat Provinsi Jawa Timur dihadiri kepala daerah, Ketua TP PKK kabupaten/kota, jajaran pemerintah daerah serta berbagai pemangku kepentingan di bidang kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga.
Momentum tersebut menjadi ajang memperkuat kolaborasi antar daerah dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga melalui berbagai program yang berorientasi pada kesehatan, pendidikan, perlindungan anak, pemberdayaan perempuan hingga percepatan penurunan stunting. ***
Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info
