Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > BPBD Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Logistik Bagi Korban Kebakaran

BPBD Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Logistik Bagi Korban Kebakaran

TIRIS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik kepada korban kebakaran rumah di Dusun Parsian RT 07 RW 03 Desa Ranugedang Kecamatan Tiris, Senin (3/8/2026). Penyaluran bantuan dilakukan sehari setelah peristiwa kebakaran yang terjadi pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.

Berdasarkan laporan di lapangan, kebakaran diduga dipicu kobaran api dari tungku dapur yang saat itu ditinggalkan oleh pemilik rumah Seneri. Kebakaran pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang kemudian berupaya memberikan pertolongan. Akibat kejadian tersebut, rumah yang ditempati seorang diri oleh Seneri mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian mencapai sekitar Rp10 juta.

Sebagai bentuk penanganan darurat, BPBD Kabupaten Probolinggo menyalurkan sejumlah bantuan kebutuhan dasar kepada korban. Bantuan yang diberikan meliputi satu lembar terpal, satu paket perlengkapan makan, satu kotak makanan siap saji beserta lauk pauk, satu paket sandang pria, satu selimut, satu paket hygiene kit serta satu paket perlengkapan kebersihan.

Proses pendistribusian bantuan melibatkan unsur BPBD Kabupaten Probolinggo, Dinas Sosial (Dinsos) melalui Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Probolinggo serta Pemerintah Desa Ranugedang.

TRC PB BPBD Kabupaten Probolinggo melakukan asesmen kebakaran rumah di Desa Ranugedang Kecamatan Tiris. (Foto : BPBD)

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan penyaluran bantuan logistik merupakan langkah cepat pemerintah daerah untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar korban setelah musibah kebakaran.

“BPBD bersama pemerintah desa dan Tagana bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik agar kebutuhan dasar korban dapat segera terpenuhi. Kami juga menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menggunakan api di rumah, terutama ketika memasak agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.

Oemar menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, relawan dan pemerintah desa menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan korban bencana maupun musibah kebakaran.

“Kami menghimbau masyarakat agar selalu memastikan sumber api, kompor maupun tungku dapur dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah. Langkah sederhana ini penting untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat mengakibatkan kerugian harta benda maupun mengancam keselamatan jiwa,” pungkasnya. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info