Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > 17 Atlet Taekwondo Kabupaten Probolinggo Raih Prestasi di Kejurnas Taekwondo Indonesia Super Fight 2026

17 Atlet Taekwondo Kabupaten Probolinggo Raih Prestasi di Kejurnas Taekwondo Indonesia Super Fight 2026

MALANG – Sebanyak 17 dari 23 atlet Taekwondo Kabupaten Probolinggo berhasil meraih prestasi dalam Kejuaraan Nasional Taekwondo Indonesia Super Fight 2026 yang berlangsung di GOR Ken Arok Malang, 2–4 Oktober 2026.

Para atlet yang dikirim dari empat dojang meliputi Dojang Kraksaan, Dojang Gending, Dojang Dringu dan Dojang KONI Kabupaten Probolinggo tersebut turun bersama para pelatih dan official untuk mengikuti kejuaraan tersebut.

Satu atlet tercatat meraih medali perak pada kategori prestasi. Gusti Setiawan berhasil menjadi runner-up pada nomor Kyorugi Junior putra kelas -59 kilogram. Sementara 16 atlet lainnya meraih medali pada kategori semi prestasi. Tiga atlet meraih emas, tujuh atlet memperoleh perak dan enam atlet membawa pulang perunggu.

Medali emas kategori semi prestasi diraih Keenar Azkadina Maritza, Alifiandra Sakha Mahardika dan Hafiz Satya Priyono. Medali perak diraih Atiqah Az Zahra, Daffa Abrizam Hartono, Hurin Ainiluthfi, Atiqah Qaila Nahda Maulana, Maulida Alfiana Rizky, Alvino Putra Ferdiansah dan Syarifah Anisa Qurrotu A’yun Al Hadi.

Sedangkan medali perunggu diraih Rendi Zaydan Alfarizqi, Farsya Zavier Hartonoo, Putra Azka Rama Dhani, Alisha Khansa Kamila, Alula Nuriz Farzana, Kornelia Bega Sili dan Rasya Wanita Nur Ashifa.

Kejuaraan tersebut diikuti atlet Kabupaten Probolinggo dengan pendampingan Sabeum Qurrotul Ayyun, Sabeum M. Nurul Sultoni, Sabeum Shinto, Sabeum Nurma Indayani dan Sabeum Elyta Veronika.

Ketua Pengkab Taekwondo Indonesia Kabupaten Probolinggo Puja Kurniawan mengatakan capaian tersebut menjadi hasil yang patut disyukuri sekaligus menunjukkan kemampuan atlet daerah bersaing dalam kejuaraan tingkat nasional.

“Alhamdulillah, dari 23 atlet yang bertanding, sebanyak 17 atlet berhasil meraih prestasi. Ini merupakan hasil yang patut kita syukuri sekaligus menjadi bukti bahwa dengan persiapan latihan yang terukur, disiplin, kerja keras, semangat pantang menyerah serta dukungan para pelatih dan official, atlet-atlet Taekwondo Kabupaten Probolinggo mampu bersaing dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujarnya.

Menurut Puja, hasil pertandingan tersebut tidak hanya menjadi ukuran capaian atlet, tetapi juga bagian dari proses pembinaan untuk menghadapi kompetisi berikutnya. Ia meminta atlet yang telah meraih juara tidak cepat berpuas diri. Prestasi yang diperoleh diharapkan menjadi dorongan untuk meningkatkan kemampuan dan menjaga konsistensi latihan. “Kepada para atlet yang telah berhasil meraih juara, selamat atas prestasinya. Jangan cepat berpuas diri. Jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan,” terangnya.

Sementara bagi atlet yang belum mendapatkan hasil sesuai harapan, Puja meminta mereka tetap menjadikan pertandingan sebagai bagian dari proses pembelajaran. “Bagi atlet yang belum mendapatkan hasil sesuai harapan, jangan berkecil hati. Setiap pertandingan adalah proses untuk belajar, mengevaluasi diri, memperbaiki kekurangan dan menjadi lebih kuat pada pertandingan berikutnya,” terangnya.

Puja juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, official, pengurus dojang serta orang tua dan keluarga yang memberikan dukungan selama proses persiapan hingga pertandingan. Harapannya para atlet tetap disiplin dan konsisten berlatih serta menjaga kekompakan, sportivitas dan mental bertanding.

“Saya berharap seluruh atlet tetap eksis, disiplin, konsisten dan semangat dalam berlatih. Terus jaga kekompakan, sportivitas, mental juara dan nama baik Kabupaten Probolinggo. Harapannya pembinaan yang berkelanjutan dapat melahirkan lebih banyak atlet Taekwondo Kabupaten Probolinggo yang mampu berprestasi pada level regional, nasional hingga internasional,” pungkasnya. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info