Thursday, October 8, 2026
Depan > Berita Terkini > BPBD Kabupaten Probolinggo Bergerak Cepat Tangani Dampak Puting Beliung di Sejumlah Kecamatan

BPBD Kabupaten Probolinggo Bergerak Cepat Tangani Dampak Puting Beliung di Sejumlah Kecamatan

PROBOLINGGO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat menangani dampak cuaca ekstrem berupa angin puting beliung yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Probolinggo pada Jum’at (16/1/2025) sore. Sejak kejadian, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) langsung diterjunkan untuk melakukan penanganan darurat di lokasi terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan angin puting beliung terjadi sekitar pukul 15.20 WIB setelah hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Leces dan bergerak ke arah timur hingga beberapa kecamatan lainnya.

“Begitu menerima laporan, TRC PB BPBD Kabupaten Probolinggo langsung turun ke lapangan untuk melakukan asesmen awal, pemotongan pohon tumbang serta pembersihan material yang menutup akses jalan dan mengenai rumah warga,” ujarnya.

Penanganan difokuskan pada wilayah Kecamatan Leces yang menjadi titik awal kejadian. Di wilayah ini, BPBD mencatat empat pohon besar dan belasan pohon kecil tumbang, sebagian menimpa rumah warga dan fasilitas umum. “Selain Kecamatan Leces, TRC PB BPBD Kabupaten Probolinggo juga melakukan penanganan di Kecamatan Banyuanyar, Besuk, Gending, Gading dan Pakuniran,” jelasnya.

Pohon tumbang berukuran besar berhasil dievakuasi oleh TRC PB BPBD Kabupaten Probolinggo. (Foto : BPBD)

Dalam upaya penanganan tersebut, BPBD Kabupaten Probolinggo berkolaborasi dengan berbagai unsur terkait. Selain TRC PB BPBD, penanganan juga melibatkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, TNI-Polri, Damkar/Satpol PP, pemerintah desa, staf kecamatan serta partisipasi aktif masyarakat setempat.

“Alhamdulillah, hingga malam hari seluruh kejadian dapat tertangani dengan baik berkat kolaborasi lintas sektor. Akses jalan yang sempat tertutup pohon tumbang sudah kembali normal dan material sisa bencana telah dibersihkan,” terangnya.

Oemar menambahkan, saat ini masih terdapat satu pohon besar di wilayah Kecamatan Banyuanyar yang membutuhkan penanganan lanjutan. Hal ini disebabkan karena pohon tersebut berada dekat jaringan listrik dan memerlukan alat khusus.

“Untuk satu pohon besar di Kecamatan Banyuanyar, kami masih menunggu dukungan dari PLN karena membutuhkan alat skywalker. Penanganan harus dilakukan dengan hati-hati demi keselamatan petugas dan masyarakat,” tambahnya.

Selain penanganan fisik di lapangan, BPBD Kabupaten Probolinggo juga melakukan pendataan rumah warga yang terdampak untuk menentukan langkah tindak lanjut, termasuk kemungkinan pemberian bantuan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

TRC PB BPBD Kabupaten Probolinggo melakukan penanganan pohon tumbang akibat puting beliung. (Foto : BPBD)

BPBD Kabupaten Probolinggo mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya hujan lebat disertai angin kencang dan puting beliung. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila terjadi kejadian darurat agar dapat segera ditangani.

“Kami mengajak masyarakat untuk terus waspada dan segera melapor jika ada kejadian bencana. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam upaya penanggulangan bencana,” pungkasnya. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info