Tuesday, March 5, 2024
Depan > Pemerintahan > BKPSDM Gelar Orientasi PPPK Angkatan VII, VIII dan IX

BKPSDM Gelar Orientasi PPPK Angkatan VII, VIII dan IX

Reporter : Syamsul Akbar
DRINGU – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Probolinggo menggelar orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) angkatan VII, VIII dan IX di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, 13 hingga 29 Nopember 2023.

Orientasi PPPK ini dibuka secara resmi oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto di ruang Probolinggo Region Investment Centre (PRIC) Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Probolinggo, Kamis (9/11/2023) siang.

Pembukaan ini dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo, Sekretaris BKPSDM Kabupaten Probolinggo Syamsul Huda, perwakilan Kodim 0820 Probolinggo, perwakilan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo, perwakilan RSUD Waluyo Jati Kraksaan dan perwakilan RSUD Tongas.

Orientasi PPPK ini diikuti oleh PPPK dari tenaga kesehatan sebanyak 118 orang yang dilaksanakan dengan 2 tahapan. Tahapan I berupa kurikulum pengenalan fungsi dan tugas ASN dilaksanakan melalui pembelajaran mandiri menggunakan Massive Open Online Course (MOOC) diakses peserta secara online melalui website http://swajar-pppkpintar.lan.go.id mulai tanggal 13 Nopember 2023.

Tahap II berupa kurikulum pengenalan nilai dan etika pada instansi pemerintah dilaksanakan secara klasikal atau tatap muka mulai tanggal 14 hingga 29 Nopember 2023. Pada saat pembelajaran klasikal peserta tidak di asramakan dan diberikan kegiatan penunjang berupa kegiatan peningkatan kesegaran jasmani.

Selama orientasi, para PPPK ini mendapatkan materi Kurikulum dan Mata Pelatihan serta Kurikulum Pengenalan Nilai dan Etika pada Instansi Pemerintah. Tenaga pengajar terdiri dari pejabat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan Kodim 0820 Probolinggo.

Kepala Bidang Pengembangan dan Kompetensi Aparatur BKPSDM Kabupaten Probolinggo Hendra Eko Poernanto menyampaikan orientasi PPPK ini bertujuan untuk memberikan pengenalan tugas dan fungsi sebagai ASN serta memberikan pengenalan nilai dan etika pada instansi pemerintah.

“Selain itu, menambah pengetahuan peserta dalam lingkup kompetensi teknis, melaksanakan tugas pelayanan publik, tugas pemerintahan, tugas pembangunan tertentu secara professional serta mengimplementasikan core values dan employer branding Aparatur Sipil Negara,” ujarnya.

Sementara Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto mengatakan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) merupakan salah satu unsur sumber daya manusia aparatur negara yang mempunyai peranan dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

“Sosok PPPK diwujudkan dengan sikap perilaku yang penuh dengan kesetiaan dan ketaatan kepada negara, bermoral dan bermental baik, profesional, sadar akan tanggung jawabnya sebagai pelayan publik serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa serta mampu mengaktualisasikan nilai dasar ASN yaitu Ber-AKHLAK,” katanya.

Menurut Pj Sekda Heri, membangun budaya kerja ASN khususnya PPPK memerlukan usaha berkelanjutan. Bukan sekadar sosialisasi, internalisasi nilai dasar (core values) Ber-AKHLAK adalah taktik yang diperlukan agar bibit Ber-AKHLAK dapat berkembang dengan subur. Dalam konteks pelaksanaan reformasi birokrasi, upaya pembangunan budaya kerja Ber-AKHLAK menjadi aspek utama penguatan manajemen perubahan.

“Penguatan peran agen perubahan (agent of change) dalam aktivasi budaya kerja ASN menjadi sorotan penting. Komitmen yang kuat dari ASN dalam mendorong perubahan dari berbagai aspek pelaksanaan reformasi birokrasi dapat mentransformasi sistem kerja organisasi, pola pikir dan culture set ASN menjadi lebih adaptif, inovatif, responsif dan berintegritas selaras dengan perkembangan zaman dan kebutuhan stakeholder yang semakin meningkat,” jelasnya.

Pj Sekda Heri menegaskan adanya PPPK merupakan bentuk hadirnya negara dalam pelayanan masyarakat, maka kompetensi-kompetensi yang harus dipenuhi PPPK dalam menunjang terciptanya pelayanan publik yang baik menjadi sebuah kewajiban. Sebagai PPPK dituntut memiliki kreativitas, profesional dan mampu menciptakan inovasi. Tumbuhkan sikap disiplin dan etos kerja yang tinggi sehingga akan semakin memberikan warna yang positif di unit kerjanya.

“Saya minta seluruh peserta mengikuti proses orientasi ini semaksimal mungkin, secara sungguh-sungguh, guna mematangkan kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual serta mampu menempatkan diri dalam peranannya sebagai pelayan masyarakat, sehingga berkontribusi menyukseskan pemerintahan dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten Probolinggo guna mewujudkan visi Kabupaten Probolinggo serta dapat mengimplemetasikan Core Values ASN yang Ber-AKHLAK,” pungkasnya. (wan)