Sunday, September 26, 2021
Depan > Kesehatan > Bertambah 95 Kasus, 20 Kecamatan Masuk Zona Merah

Bertambah 95 Kasus, 20 Kecamatan Masuk Zona Merah

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Saat ini di Kabupaten Probolinggo orang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (Covid-19) sebanyak 5.609 kasus dengan keterangan 978 kasus aktif yang masih dirawat dan menjalani isolasi, 4.316 kasus sembuh dan 315 kasus meninggal dunia.

Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica mengatakan total kasus Covid-19 di Kabupaten Probolinggo berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo 29 Juli 2021 bertambah sebanyak 95 kasus sehingga totalnya secara kumulatif mencapai 5.609 kasus.

“Dengan adanya penambahan 95 kasus harian Covid-19 ini, kini sudah ada 20 kecamatan yang masuk zona merah. Yakni, Kecamatan Paiton, Kraksaan, Pajarakan, Gending, Dringu, Sumberasih, Tongas, Wonomerto, Sukapura, Leces, Tegalsiwalan, Banyuanyar, Maron, Krejengan, Besuk, Kotaanyar, Pakuniran, Gading, Krucil dan Tiris,” katanya.

Penambahan kasus harian tertinggi disumbangkan oleh Kecamatan Sumberasih sebanyak 13 kasus, penambahan kasus harian tertinggi kedua disumbangkan oleh Kecamatan Kraksaan, Paiton dan Leces masing-masing sebanyak 8 kasus dan penambahan kasus harian tertinggi ketiga disumbangkan oleh Kecamatan Gending sebanyak 6 kasus sehingga total kasus secara kumulatif di Kecamatan Sumberasih mencapai 289 kasus, Kecamatan Kraksaan mencapai 954 kasus, Kecamatan Paiton mencapai 490 kasus, Kecamatan Leces mencapai 352 kasus dan Kecamatan Gending mencapai 357 kasus.

Penyumbang kasus harian tertinggi keempat disumbangkan oleh Kecamatan Krucil, Dringu dan Krejengan masing-masing sebanyak 5 kasus, penyumbang kasus harian tertinggi kelima berada di Kecamatan Kotaanyar, Sumber, Maron dan Sukapura masing-masing sebanyak 4 kasus, penyumbang kasus harian tertinggi keenam berada di Kecamatan Banyuanyar, Bantaran dan Wonomerto masing-masing sebanyak 3 kasus, penyumbang kasus harian tertinggi ketujuh berada di Kecamatan Gading, Tegalsiwalan, Tiris dan Besuk masing-masing sebanyak 2 kasus serta kasus harian selanjutnya berada di Kecamatan Tongas, Pajarakan, Kuripan dan Pakuniran masing-masing sebanyak 1 kasus.

Dengan demikian total kasus secara kumulatif di Kecamatan Krucil mencapai 71 kasus, Kecamatan Dringu mencapai 596 kasus, Kecamatan Krejengan mencapai 188 kasus, Kecamatan Kotaanyar mencapai 207 kasus, Kecamatan Sumber mencapai 29 kasus, Kecamatan Maron mencapai 280 kasus, Kecamatan Sukapura mencapai 71 kasus, Kecamatan Banyuanyar mencapai 184 kasus, Kecamatan Bantaran mencapai 73 kasus, Kecamatan Wonomerto mencapai 94 kasus, Kecamatan Gading mencapai 142 kasus, Kecamatan Tegalsiwalan mencapai 117 kasus, Kecamatan Tiris mencapai 67 kasus, Kecamatan Besuk mencapai 204 kasus, Kecamatan Tongas mencapai 206 kasus, Kecamatan Pajarakan mencapai 382 kasus, Kecamatan Kuripan mencapai 37 kasus dan Kecamatan Pakuniran mencapai 162 kasus.

“Dari sisi kesembuhannya, hari ini ada tambahan 93 kasus kesembuhan sehingga total secara kumulatif untuk angka kesembuhan di Kabupaten Probolinggo mencapai 4.316 kasus dari total 5.609 kasus,” jelasnya.

Penyumbang kesembuhan harian terbanyak berada di Kecamatan Maron sebanyak 27 kasus, penyumbang kesembuhan harian terbanyak kedua dan ketiga berada di Kecamatan Pajarakan sebanyak 16 kasus dan Kecamatan Paiton sebanyak 11 kasus dan penyumbang kesembuhan harian terbanyak keempat berada di Kecamatan Krejengan sebanyak 9 kasus sehingga total kesembuhan secara kumulatif di Kecamatan Maron mencapai 231 kasus dari total 280 kasus, Kecamatan Pajarakan mencapai 299 kasus dari total 382 kasus, Kecamatan Paiton mencapai 410 kasus dari total 490 kasus dan Kecamatan Krejengan mencapai 138 kasus dari total 188 kasus.

Penambahan kesembuhan harian terbanyak kelima dan keenam berada di Kecamatan Gading sebanyak 7 kasus dan Kecamatan Sumberasih sebanyak 5 kasus, penambahan kesembuhan harian terbanyak ketujuh berada di Kecamatan Bantaran dan Tongas masing-masing sebanyak 4 kasus, penambahan kesembuhan harian terbanyak kedelapan berada di Kecamatan Sumber sebanyak 3 kasus, penambahan kesembuhan harian terbanyak kesembilan berada di Kecamatan Sukapura dan Dringu masing-masing sebanyak 2 kasus serta kesembuhan harian selanjutnya berada di Kecamatan Leces, Pakuniran dan Kotaanyar masing-masing sebanyak 1 kasus.

Dengan demikian total kesembuhan secara kumulatif di Kecamatan Gading mencapai 107 kasus dari total 142 kasus, Kecamatan Sumberasih mencapai 242 kasus dari total 289 kasus, Kecamatan Bantaran mencapai 60 kasus dari total 73 kasus, Kecamatan Tongas mencapai 169 kasus dari total 206 kasus, Kecamatan Sumber mencapai 20 kasus dari total 29 kasus, Kecamatan Sukapura mencapai 56 kasus dari total 71 kasus, Kecamatan Dringu mencapai 503 kasus dari total 596 kasus, Kecamatan Leces mencapai 262 kasus dari total 352 kasus, Kecamatan Pakuniran mencapai 120 kasus dari total 162 kasus dan Kecamatan Kotaanyar mencapai 154 kasus dari total 207 kasus.

“Sementara untuk kasus kematian per hari ini ada penambahan 8 kasus. Dengan demikian total jumlah kasus kematian secara kumulatif di Kabupaten Probolinggo mencapai 315 kasus,” terangnya.

Penambahan kasus kematian harian ini berada di Kecamatan Gending dan Krejengan masing-masing sebanyak 2 kasus serta Kecamatan Besuk, Kotaanyar, Dringu dan Pajarakan masing-masing sebanyak 1 kasus sehingga total kasus kematian di Kecamatan Gending mencapai 25 kasus, Kecamatan Krejengan mencapai 12 kasus, Kecamatan Besuk mencapai 20 kasus, Kecamatan Kotaanyar mencapai 8 kasus, Kecamatan Dringu mencapai 47 kasus dan Kecamatan Pajarakan mencapai 16 kasus. Jumlah kasus kematian tertinggi di Kabupaten Probolinggo berada di Kecamatan Dringu mencapai 47 kasus.

“Jumlah perkembangan konfirmasi aktif 5 besar kecamatan di Kabupaten Probolinggo diantaranya Kecamatan Kraksaan sebanyak 224 kasus, Kecamatan Pajarakan sebanyak 84 kasus, Kecamatan Leces sebanyak 67 kasus, Kecamatan Gending sebanyak 62 kasus dan Kecamatan Paiton sebanyak 54 kasus,” tegasnya.

Kasus pasien yang masih menjalani perawatan dan isolasi tersebar di 24 kecamatan, sehingga tidak ada kecamatan di Kabupaten Probolinggo yang sudah tidak ada kasus Covid-19.

“Sedangkan untuk jumlah kasus suspect (ODP dan PDP masih dirawat) di Kabupaten Probolinggo hingga hari ini sudah mencapai 10 kasus dan kasus discarded (sembuh dari kasus suspect) sebanyak 834 kasus,” pungkasnya. (wan)