Depan > Kemasyarakatan > Baznas Gelar Rakerda Tahun 2022

Baznas Gelar Rakerda Tahun 2022

Reporter : Syamsul Akbar
PAJARAKAN – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat kerja daerah (rakerda) tahun 2022 di ruang pertemuan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Probolinggo di Desa Karanggeger Kecamatan Pajarakan, Selasa (19/10/2021).

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H Ahmad Muzamil bersama jajaran Komisioner Baznas Kabupaten Probolinggo, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo H Akhmad Sruji Bahtiar, Kabag Kesra Setda Kabupaten Probolinggo Didik Abdul Rohim, Camat Maron Mudjito serta Kepala MAN 2 Probolinggo Ahmad Zamroni.

Rakerda Baznas Kabupaten Probolinggo tahun 2022 ini diikuti oleh 80 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dari OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemerinah Kabupaten Probolinggo. Selanjutnya para UPZ ini dibagi ke dalam 3 (tiga) komisi untuk membahas rencana program kerja tahun 2022. Yakni, Komisi A Bidang Pengumpulan, Komisi B Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan dan Komisi C Bidang Rekomendasi dan Organisasi.

Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H Ahmad Muzamil mengungkapkan rakerda ini bertujuan dalam rangka penyusunan rencana kegiatan tahun anggaran 2022. “Jadi semua program pendistribusian dan pengumpulan itu supaya ada peningkatan nanti di komisi-komisi dilakukan pembahasan. Sementara untuk pendistribusiannya disesuaikan dengan kondisi yang ada di setiap wilayah,” katanya.

Menurut Muzamil, yang menjadi sasaran lagi sesuai dengan arahan Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa dan Ketua Baznas Provinsi Jawa Timur pada waktu rakerda diantaranya adanya program pengentasan kemiskinan ekstrem.

“Di Jawa Timur ada 5 daerah yang masuk dalam program pengentasan kemiskinan ektrem. Yakni, Kabupaten Probolinggo, Sumenep, Sampang, Lamongan dan Bojonegoro. Untuk Kabupaten Probolinggo ada Kecamatan Gading, Pakuniran, Krucil, Tongas dan Maron. Paling tidak nanti untuk pendistribusian akan diarahkan kepada 5 kecamatan ini supaya menjadi prioritas demi mendukung program pemerintah karena selaras dengan program khusus yang ada di Baznas Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.

Muzamil menerangkan selesai rakerda ini nanti hasil yang sudah diseakati akan dimasukkan di RKAT 2022. Sebab pada akhir bulan, RKAT 2022 sudah harus masuk ke Baznas Provinsi Jawa Timur untuk dikirimkan ke Baznas pusat. Karena untuk RKAT setiap tahun itu menjadi pedoman untuk bisa melaksanakan kegiatan diawal tahun.

“Melalui rakerda ini harapannya mudah-mudahan antara pengumpulan dan pendistibusian ada peningkata. Diharapkan ada dampak kepada masyarakat, terutama kaum dhuafa fakir. Sebab tujuannya zakat mengentaskan kemiskinan. Sesuai dengan visi Baznas Kabupaten Probolinggo dari awal sebagai garda terdepan membantu Pemerintah Daerah dalam rangka ikut serta mengentaskan kemiskinan,” pungkasnya.

Sementara Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo H. Akhmad Sruji Bahtiar menyampaikan bahwa kemiskinan ini terjadi salah satunya karena persoalan sumber daya manusia. Oleh karena itu Baznas harus menjadi solusi terkait dengan sumber daya manusia dan kemiskinan.

“Berdasarkan analisis dari Baznas, potensi yang bisa dihimpun itu sangat besar sekali. Bagaimana uang itu bisa dimanfaatkan bukan konsumtif tapi produktif untuk mengembangkan usahanya. Artinya ada potensi yang luar biasa untuk mengentaskan kemiskinan, tinggal bagaimana memanagenya,” ujarnya.

Menurut Bahtiar, apabila ada pemikiran yang sama dan ada budaya malu tidak membayar zakat, maka perolehan zakat akan tinggi dan diyakini kemiskinan tidak ada. Bahkan sektor pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan bisa disupport oleh Baznas.

“Ada revitalisasi pendistribusian zakat untuk mengatasi kemiskinan dan keterbelakangan di Kabupaten Probolinggo. Uang yang terkumpul banyak kita support untuk menjadi usaha entrepreneur. Ayo kita bersama-sama masyarakat untuk mencari solusi yang terbaik bagi Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

Sedangkan Kabag Kesra Setda Kabupaten Probolinggo Didik Abdul Rohim menyampaikan program yang sudah dilakukan Baznas Kabupaten Probolinggo selama ini sudah sangat bagus dan perlu untuk lebih ditingkatkan lagi.

“Tetapi semua itu perlu keikutsertaan dan keterlibatan ASN dalam rangka mengentaskan kemiskinan. Tanpa ASN maka hasilnya tentunya akan kurang maksimal. Semua harus bergerak dan bekerja sebagai penyemangat dan motivasi dalam rangka memaksimalkan perolehan Baznas Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (wan)

https://probolinggokab.go.id/wp-content/uploads/2019/01/slotmaxwin/ https://bali.bawaslu.go.id/assets/artikel/slotgacormaxwin/ https://slot.papuabaratprov.go.id https://www.rtpharmoni.id/ slot pulsa slot slot online slot88