Sunday, May 19, 2024
Depan > Kemasyarakatan > Batik Khas Kabupaten Probolinggo Bakal Tampil pada Malang Fashion Week 2023

Batik Khas Kabupaten Probolinggo Bakal Tampil pada Malang Fashion Week 2023

Reporter : Hendra Trisianto
PROBOLINGGO – Sebagai upaya menggenjot terus level dan pamor batik Kabupaten Probolinggo di tanah air, batik tulis khas Kabupaten Probolinggo kembali mewarnai even fashion show bergengsi di kancah nasional.

Setelah tahun lalu batik tulis bemotif biru elektrik karya Ronggomukti tampil memukau di Jakarta pada ajang Indonesia Modest Fashion Week (IMFW), kini batik tulis karya UMKM Kabupaten Probolinggo lainnya bakal tampil di ajang serupa pada Malang Fashion Week (MFW) 2023 yang digelar pada Jum’at hingga Sabtu (3-4/11/2023) di Mall Sarinah Malang.

Pada even kali ini desainer ternama asal Malang Andi Sugix bakal berkolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Adikarya Perajin Batik Bordir dan Asesoris (APBBA) Kabupaten Probolinggo dengan menampilkan batik-batik khas Kabupaten Probolinggo yang dikenal luas bernuansa etnik pendalungan itu.

Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DDKUPP) Kabupaten Probolinggo Saiful Farid Cahyono Bhakti mengatakan Pemkab Probolinggo selalu mendukung penuh segala upaya pengembangan kekayaan batik Kabupaten Probolinggo. Diantaranya ialah upaya menampilkan batik-batik karya UMKM pada berbagai even, terutama ajang bergengsi yang banyak ditonton penggemar busana berbahan dasar batik tulis.

“Alhamdulillah karakter warna dan guratan motif batik kontemporer khas Kabupaten Probolinggo selalu diminati di pasar nasional. Adanya kesempatan tampil pada even bergengsi seperti ini tentu penjualan batik kita akan merambah pasar yang lebih mentereng,” kata pria bertubuh subur ini.

Sementara Ketua APBBA Kabupaten Probolinggo Mahrus Ali yang juga selaku pemilik galeri Batik Ronggomukti mengaku sangat bersyukur atas kesempatan yang sama ini. Pasalnya berdasarkan pengalaman sebelumnya, setelah kain batiknya digarap oleh desainer ternama dan kemudian diperagakan, tidak lama kemudian pihaknya banjir orderan.

“Dampak yang langsung terasa adalah mengalirnya orderan kain batik selang beberapa hari setelah even fashion show. Karena yang diminta adalah kualitas premium, tentu harganya pun cukup lumayan yakni dikisaran Rp 1 juta-an,” ungkapnya.

Menurut Mahrus, even kali ini bakal tambah ramai dengan warna warni karya batik tulis UMKM Kabupaten Probolinggo. Sedikitnya ada 7 karya batik yang bakal disulap Andi Sugix menjadi karya yang epic. Selain dari Ronggomukti, diantara karya batik lainnya berasal dari Dewi Rengganis, Selowati, Warogo, Sumberayu, Prabulinggih dan Lancor.

“Upaya semacam ini adalah terobosan yang sangat cerdas, apalagi kali ini akan menampilkan beberapa motif batik. Tentu hal ini akan menambah semangat kami di APBBA untuk berkarya dan berkreasi sekaligus meningkatkan kualitas masing-masing,” jelasnya.

“Kami ucapkan terimakasih atas upaya dan perhatiannya, terutama Ibu Erik Ugas Irwanto selaku Ketua Dekranasda Kabupaten Probolinggo yang kali ini mengawal batik kami sehingga bisa tampil di ajang nasional Malang Fashion Week. Hal ini sesuai dengan visi misi Beliau meningkatkan ekonomi kreatif di Kabupaten Probolinggo terutama melalui sektor batik,” imbuhnya. (dra)