Depan > Kemasyarakatan > Atlit Tenis Meja Kabupaten Probolinggo Semakin Bersinar di Jakarta

Atlit Tenis Meja Kabupaten Probolinggo Semakin Bersinar di Jakarta

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Prestasi atlit tenis meja asal Desa Randujalak Kecamatan Besuk Kabupaten Probolinggo Dava Ahmad Ferdiansyah semakin bersinar di DKI Jakarta. Beragam prestasipun diraih oleh atlit 12 tahun yang merupakan jebolan dari STTK (Sidomukti Table Tenis Klub) Kelurahan Sidomukti Kecamatan Kraksaan tersebut.

Kini anak ketiga pasangan dari Moh. Mahful dan Tutik Asiati ini sering mengikuti turnamen tenis meja di DKI Jakarta. Sebab kejuaraan-kejuaraan tenis meja di Jawa Timur sangat minim dan jarang. Oleh karena itu, Dava pun bernaung di klub Arwana Jakarta.

Ketua STTK Sugianto mengungkapkan Dava ini menekuni tenis meja sejak kelas 3 SD dan berlatih di STTK. Setelah 2,5 tahun berlatih, Dava ke Jakarta dan mengikuti kejuaraan tenis meja pemula se-DKI Jakarta tahun 2021. Dari kejuaraan tersebut, atlit kelahiran 15 Pebruari 2010 ini langsung mendapatkan juara 3.

“Seiring dengan perjalanan waktu, anak ini pun diikutkan ke klub Arwana Jakarta dan ditangani secara intensif. Sebab disana kejuaraan tenis meja sangat inten sekali. Kalau disini jujur saja kejuaraan tenis meja sangat minim,” ungkapnya.

Prestasi Dava berlanjut pada Open Tournament Tenis Meja Marcom Cup 2 Divisi 7 dan 8 pada 26 hingga 27 Maret 2022 di GOR Marcom Jakarta Timur. Kejuaraan ini diikuti oleh 150 anak yang terbagi dalam 48 pool. Dava sendiri tergabung dalam pool 33. Mulai dari awal pertandingan bermain cukup bagus hingga di partai final dan menjadi juara 1.

“Dava ini adalah anak dari Desa Randujalak Kecamatan Besuk yang mampu meraih prestasi di Jakarta. Harapannya nanti akan mewarnai olahraga tenis meja dan menjadi pelapis seniornya di Kabupaten Probolinggo. Meskipun latihan dan bertandingnya sering di Jakarta, tetapi sekolahnya tetap di Kecamatan Besuk,” jelasnya.

Menurut Sugianto, atlit seperti Dava ini memerlukan perhatian yang serius dari Pemerintah Daerah. Sebab ia sudah menunjukkan bakat yang luar biasa setelah dilakukan latihan mulai dari Kabupaten Probolinggo hingga hijrah sementara untuk pelatihan di Jakarta.

“Ke depan anak ini akan menjadi salah satu pemain tenis meja terbaik di Jawa Timur dan Indonesia karena di usianya yang masih belia sudah bisa menjadi juara di Divisi 7 dan 8 di kejuaraan yang notabene sangat ketat,” terangnya.

Selaku Ketua STTK tempat awal Dava berlatih, Sugianto sangat berterima kasih kepada orang tua yang telah mensupport anaknya baik secara material maupun spiritual. Dalam pendanaan setiap kejuaraan orang tuanya sangat mandiri dan hal ini perlu mendapatkan perhatian dari Pemerintah Daerah sebagai aset atlit berprestasi di masa depan.

“Harapan kami pada Porprov Jawa Timur tahun 2022 mendatang, walaupun masih SD bisa diikutkan menjadi salah satu atlit yang mewakili Kabupaten Probolinggo. Untuk hasilnya seperti apa, minimal bisa mengasah dan menambah jam terbang di even Provinsi Jawa Timur,” pungkasnya. (wan)