SUKAPURA – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Sukapura bersama Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan dan Kebudayaan (Dikdaya) Kecamatan Sukapura menggelar AKSI PESONA Jilid 2 atau Ajang Kreasi, Seni dan Inovasi Pendidikan dan Budaya Kecamatan Sukapura di Gerbang Wisata Sukapura (GWS), Sabtu (20/6/2026) malam.
Sejak awal acara dibuka, ribuan warga tampak memadati area GWS. Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan berbasis pendidikan dan budaya seperti ini memiliki daya tarik yang kuat, terutama ketika dikemas dalam bentuk pertunjukan kreatif dan kolaboratif.
AKSI PESONA Jilid 2 menampilkan berbagai pertunjukan dari tingkat SD, SMP hingga SMA yang tergabung dalam beberapa gugus pendidikan di Kecamatan Sukapura. Penampilan seni tradisional hingga kreasi modern menjadi daya tarik utama.

Dari Gugus 2, sejumlah penampilan yang mencuri perhatian antara lain Tari Bungong Jumpo dari SDN Sapikerep 3, Tari Gembira dari SDN Sariwani II, Tari Ulan Andung-Andung dari SDN Sariwani I hingga Pencak Sundo yang juga dibawakan oleh SDN Sariwani I. Tidak ketinggalan, Semaphore Dance dan karaoke dari SDN Sapikerep 1 serta penampilan solo vokal dari SDN Wonokerto 2.
Sementara dari Gugus SMA, pertunjukan seni semakin beragam dengan hadirnya Tari Atma Patma, Tari Wanci Kaguyupan serta Yadnya yang menampilkan nuansa budaya yang lebih kompleks dan filosofis.
Dari tingkat SMP, penampilan Reog dari SMPN 1 Sukapura menjadi salah satu atraksi paling menyedot perhatian penonton. Gerakan energik, kostum khas dan iringan musik tradisional menciptakan suasana yang meriah dan penuh semangat.
Selain itu, Kreasi Senam Ritmik dari Persani turut memberikan warna berbeda dalam gelaran ini, menampilkan perpaduan seni olahraga dan estetika gerak yang menarik perhatian penonton dari berbagai kalangan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo Akhmad Arief Hermawan CM, Camat Sukapura Nur Rachmad Sholeh, Ketua PGRI Kabupaten Probolinggo Asim, Korwil Bidang Dikdaya Kecamatan Sukapura Nur Chabibah Umaroh, Ketua PGRI Cabang Sukapura Babun serta para guru dan tenaga kependidikan.
Ketua PGRI Cabang Sukapura Babun menyampaikan AKSI PESONA Jilid 2 ini merupakan pengembangan dari kegiatan sebelumnya yang semakin meriah dengan partisipasi Gugus 2 dan SMA. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi dengan padatnya pengunjung di kawasan GWS.
“Tujuan kegiatan ini adalah memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kreativitas, seni dan inovasi di bidang pendidikan maupun budaya, sekaligus mendorong pemberdayaan UMKM di kawasan Gerbang Wisata Sukapura. Harapannya kegiatan ini dapat memberi dampak positif terhadap pengembangan ekonomi masyarakat sekitar melalui keterlibatan UMKM,” ujarnya.

Sementara Korwil Dikdaya Kecamatan Sukapura Nur Chabibah Umaroh mengungkapkan AKSI PESONA Jilid 2 berlangsung lebih meriah dibandingkan sebelumnya. Hal ini ditandai dengan meningkatnya jumlah pengunjung serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk perbankan, pelaku usaha perhotelan dan layanan kesehatan di sekitar Kecamatan Sukapura.
“Selain pertunjukan seni yang semakin beragam, kegiatan ini juga diramaikan dengan stand UMKM yang ikut menggerakkan ekonomi masyarakat. Terima kasih atas support dari berbagai pihak mulai dari Bank Jatim, pengusaha hotel dan klinik seputar Kecamatan Sukapura,” ungkapnya.
Sedangkan Kepala Bidang Kebudayaan Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Akhmad Arief Hermawan mengapresiasi pelaksanaan AKSI PESONA Jilid 2 yang dinilainya bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga ruang pengembangan kreativitas peserta didik.
“Atas nama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo, kami sangat mengapresiasi kegiatan AKSI PESONA Jilid 2 yang digelar di Gerbang Wisata Sukapura. Ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga ruang bagi anak didik untuk menampilkan kreativitasnya,” katanya.

Arief menegaskan kegiatan tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan yang menekankan pentingnya pendidikan sebagai jalur pengembangan budaya.
“Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan dan menjadi daya tarik wisata serta memperkuat ekosistem seni, budaya dan pendidikan di Kabupaten Probolinggo, khususnya Kecamatan Sukapura,” pungkasnya. ***
Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info
