KRAKSAAN – Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menekankan pentingnya kebersamaan dan semangat kekeluargaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Hal tersebut ditegaskan Bupati Haris saat mengikuti lomba olahraga rekreasi yang digelar Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Diskoparekraf) Kabupaten Probolinggo di Alun-alun Kraksaan, Minggu (23/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Haris yang didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, SE., MM, turut serta mengikuti lomba pancing kerupuk, lomba makan pisang dan lomba tali gila.
Bupati Haris mengatakan berbagai kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati kemerdekaan tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat kebersamaan antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta mengingatkan kembali makna kemerdekaan.
“Setiap hari kemerdekaan kita selalu mengadakan acara untuk kebersamaan, baik teman-teman OPD, Forkopimda dan lain sebagainya. Memang acara ini untuk menguatkan kebersamaan sekaligus merayakan kemerdekaan kita,” katanya.

Menurut Bupati Haris, momentum kemerdekaan juga harus dimaknai sebagai kesempatan untuk membangun semangat bekerja bersama. Seluruh jajaran pemerintahan harus mampu mengesampingkan kepentingan sektoral dan tidak bekerja sendiri-sendiri. “Jadi memang kebersamaan ini agar semangat kekeluargaan dan semangat bekerja berjalan. Tidak ada yang jalan sendiri-sendiri, semuanya bekerja bersama,” tegasnya.
Bupati Haris menjelaskan, kebersamaan internal pemerintahan menjadi salah satu hal yang terus ditekankan dalam berbagai agenda Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo. Karena itu, ia beberapa kali mewajibkan seluruh pimpinan dan jajaran OPD untuk hadir dalam kegiatan bersama. “Makanya kenapa beberapa agenda, saya selalu mewajibkan harus hadir semua para OPD. Ini penting untuk kebersamaan di internal,” terangnya.
Lebih lanjut Bupati Haris menerangkan, kehadiran seluruh OPD dalam kegiatan bersama bukan semata-mata persoalan formalitas. Lebih dari itu, kebersamaan diperlukan untuk membangun komunikasi, kekompakan dan kesamaan langkah dalam menjalankan pemerintahan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Setiap jajaran harus memiliki komitmen untuk bekerja sebagai satu kesatuan. Apabila terdapat pihak yang berhalangan hadir dalam agenda bersama, harus disertai dengan alasan yang jelas. Tidak boleh jalan sendiri-sendiri,” jelasnya.
Bupati Haris berharap semangat kebersamaan yang dibangun melalui berbagai kegiatan peringatan kemerdekaan dapat terus diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. “Dengan kekompakan tersebut, seluruh Perangkat Daerah diharapkan mampu bekerja lebih solid dalam mewujudkan program pembangunan dan pelayanan bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo,” tambahnya.

Sementara Kepala Diskoparekraf Kabupaten Probolinggo Heri Mulyadi mengungkapkan lomba olahraga rekreasi menjadi sarana menghidupkan kembali permainan yang mulai jarang dilakukan masyarakat. “Kegiatan ini adalah dari kita, untuk kita, oleh kita. Jadi memang dibutuhkan kolaborasi, kerja sama dan kebersamaan,” ujarnya.
Heri menilai pemerintah harus menjadi motor penggerak dalam membangun kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan sektor swasta. Keterlibatan seluruh OPD dalam berbagai kegiatan menunjukkan semangat kebersamaan sebagai bagian dari keluarga besar Pemkab Probolinggo.
“Kami mengajak seluruh OPD dan staf untuk aktif terlibat dalam setiap kegiatan, tanpa memandang instansi maupun lokasi pelaksanaan. Ke depannya, apa pun kegiatannya dan di mana pun acaranya, keterlibatan OPD beserta seluruh stafnya sangat diharapkan. Karena kitalah para ASN sebagai motor penggerak dan pemersatu bangsa ini,” tegasnya.
Selain memperkuat kebersamaan, kegiatan tersebut juga membawa pesan mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan melestarikan olahraga tradisional sebagai bagian dari budaya masyarakat.
“Selain kemerdekaan, kesehatan juga penting. Makanya kegiatan ini diisi dengan jalan sehat bersama, kemudian lomba-lomba tradisional yang mungkin sekarang sudah jarang dilaksanakan masyarakat,” jelasnya.

Lomba olahraga rekreasi ini mempertandingkan lomba pancing kerupuk, lomba makan pisang, lomba tali gila dan lomba jepit bola. Lomba-lomba tersebut diikuti oleh seluruh OPD bersama masyarakat di wilayah Kecamatan Kraksaan dan sekitarnya.
Seluruh ASN dipimpin langsung oleh Kepala OPD masing-masing terlihat sangat antusias mengikuti beragam lomba olahraga tradisional tersebut. Bahkan yang tidak ikut lombapun terus memberikan semangat di sisi luar perlombaan.
Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info
