Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > BPBD Kabupaten Probolinggo Bersihkan Lumpur dan Penyedotan Sisa Genanganan Banjir

BPBD Kabupaten Probolinggo Bersihkan Lumpur dan Penyedotan Sisa Genanganan Banjir

TONGAS – Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kabupaten Probolinggo bersama BPBD Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan material lumpur dan penyedotan sisa genangan air pascabanjir di Pondok Pesantren Nurut Taufik Desa Tambakrejo Kecamatan Tongas, Minggu (18/1/2026) sore.

Kegiatan kerja bakti ini dilakukan sebagai tindak lanjut bencana banjir yang melanda wilayah tersebut pada Sabtu (17/1/2026). Banjir menyebabkan lumpur dan sisa air menggenangi sejumlah area pondok pesantren sehingga mengganggu aktivitas para santri dan pengelola.

Selain BPBD Kabupaten Probolinggo dan BPBD Jawa Timur, kegiatan kemanusiaan ini juga melibatkan unsur Lazismu. Kolaborasi lintas lembaga tersebut dilakukan untuk mempercepat proses pemulihan lingkungan serta memastikan lokasi terdampak dapat segera kembali digunakan secara normal.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan kerja bakti ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah dalam penanganan pasca bencana, khususnya di fasilitas sosial dan keagamaan yang terdampak langsung banjir.

“Kami bergerak cepat melakukan pembersihan material lumpur dan penyedotan sisa air agar aktivitas di Pondok Pesantren Nurut Taufik bisa segera kembali normal. Ini bagian dari komitmen kami untuk hadir di tengah masyarakat pasca bencana,” ujarnya.

Oemar menjelaskan, upaya penanganan pasca banjir tidak hanya berfokus pada evakuasi saat kejadian, tetapi juga pemulihan lingkungan agar dampak yang dirasakan masyarakat tidak berlarut-larut. Sinergi antara BPBD Kabupaten Probolinggo, BPBD Provinsi Jawa Timur serta unsur relawan sangat penting dalam mempercepat proses tersebut.

Petugas BPBD Kabupaten Probolinggo melakukan pembersihan material lumpur dan penyedotan sisa genangan air pasca banjir di Pondok Pesantren Nurut Taufik Desa Tambakrejo Kecamatan Tongas. (Foto : BPBD)

“Kami mengapresiasi dukungan BPBD Jawa Timur dan Lazismu yang turut membantu di lapangan. Kolaborasi ini sangat dibutuhkan agar penanganan pasca bencana bisa dilakukan secara optimal,” tambahnya.

Oemar mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi. BPBD Kabupaten Probolingg terus melakukan pemantauan kondisi cuaca serta kesiapsiagaan personel di wilayah rawan bencana.

“Melalui kegiatan kerja bakti ini, diharapkan lingkungan pondok pesantren dapat segera bersih dan aman, sehingga aktivitas pendidikan dan ibadah dapat berjalan kembali tanpa hambatan. Pemerintah daerah pun berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan perlindungan bagi masyarakat terdampak bencana,” pungkasnya. *

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info