Thursday, October 8, 2026
Depan > Pemerintahan > Plt Bupati Timbul Audiensi dengan Bulog Probolinggo

Plt Bupati Timbul Audiensi dengan Bulog Probolinggo

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko melakukan audiensi dengan Bulog Cabang Probolinggo di ruang kerja Kantor Bupati Probolinggo, Kamis (28/7/2022). Rombongan ini dipimpin oleh Kepala Cabang Bulog Probolinggo Mochamad Ramadan.

Turut mendampingi Plt Bupati Timbul, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian Anung Widiarto, Kepala Dinas Sosial Achmad Arif, Plt Kepala Dinas Pertanian Maryoto, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Yulis Setyaningsih serta Kabag Perekonomian dan SDA Susilo Isnadi.

Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko mengungkapkan pada prinsipnya mempersilahkan Bulog Cabang Probolinggo untuk berkoordinasi dengan tim teknis dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dalam menjalankan program-programnya. “Terutama dalam menjaga stabilitas harga supaya kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi,” katanya.

Lebih lanjut Plt Bupati Timbul mengharapkan agar nantinya Bulog itu bisa berperan sesuai dengan fungsinya dalam menstabilkan harga dan bisa menyerap produk-produk pertanian di Kabupaten Probolinggo.

“Ketika ada gejolak harga, Bulog bisa segera menstabilkan harga sehingga inflasi dan kelangkaan barang-barang kebutuhan pokok masyarakat Kabupaten Probolinggo bisa terpenuhi,” terangnya.

Sementara Kepala Cabang Bulog Probolinggo Mochamad Ramadan mengatakan selain untuk menjalin silaturahim, kunjungannya ini bertujuan menyampaikan program-program untuk pangan di Kabupaten Probolinggo, khususnya beras.

“Kita menyerap gabah petani sudah banyak sekali, stok ketersediaan beras aman, harga juga stabil dan kita agendanya menyediakan stok beras untuk ASN supaya kebutuhan beras dari ASN ini terpenuhi dan tidak perlu mencari kemana-mana. ASN bisa mengkonsumsi beras hasil petani dari Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.

Menurut Ramadan, jika ada program stunting Bulog bersedia untuk menalin kerja sama dalam penyediaan beras yang bervitamin sehingga bisa mencegah angka stunting di Kabupaten Probolinggo.

“Untuk ketersediaan beras di Kabupaten Probolinggo aman untuk 8 bulan ke depan. Artinya stok aman sampai panen berikutnya. Bahkan kita sudah diberi kepercayan dari Bulog pusat untuk menyumbang 500 ton beras di Papua,” tegasnya.

Ramadan mengharapkan agar sinergitas yang sudah terjalin selama ini bisa terus dijaga supaya bisa saling melengkapi dalam penuntasan program dari pemerintah, khususnya di dalam pangan. “Kita harus mensupport petani supaya petani tetap menanam apa yang menjadi kebutuhan pangan masyarakat sehingga tidak impor lagi,” pungkasnya. (wan)