Thursday, October 8, 2026
Depan > Pendidikan > Jelang Konkab, PGRI Terima Pendaftaran Bakal Calon Pengurus Baru

Jelang Konkab, PGRI Terima Pendaftaran Bakal Calon Pengurus Baru

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Jelang pelaksanaan Konferensi Kabupaten (Konkab) yang akan melaksanakan pada 25, 27 dan 30 Oktober 2021 mendatang, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Probolinggo melakukan penerimaan pendaftaran bakal calon pengurus baru yang diusulkan oleh Pengurus Cabang (PC).

Pendaftaran bakal calon pengurus baru PGRI Kabupaten Probolinggo ini akan berakhir pada Senin (18/10/2021) malam. Dimana masing-masing PC bisa mengusulkan maksimal 21 orang.

Ketua PGRI Kabupaten Probolinggo Purnomo mengatakan mekanisme pencalonan pengurus di PGRI tidak sama dengan organisasi yang lain. Artinya semua mempunyai kesempatan yang sama untuk dicalonkan.

“Masing-masing PC itu bisa mengirimkan bakal calonnya. Kemudian ditetapkan sebagai calon. Tetapi harus ada kesediaan dari yang dicalonkan khawatir ada yang mengundurkan diri dan tidak bersedia. Hingga Minggu ini baru 9 PC yang mengusulkan bakal calonnya kepada panitia. Terakhir pendaftaran Senin besok,” katanya.

Purnomo menjelaskan ada syarat khusus dan umum sesuai AD/ART bagi yang didaftarkan sebagai bakal calon pengurus. Tetapi yang utama pengurus PGRI dan tidak boleh merangkap organisasi lain. Setelah ditetapkan oleh panitia, maka mereka langsung menjadi calon pengurus dan jumlahnya tidak terbatas tergantung dari jumlah usulan PC.

“Setelah terkumpul sejumlah calon tetap, maka pemilih itu akan memilih F1 (ketua) sebanyak 1 orang, F2 (wakil ketua) sebanyak 1 orang dan F3 (sekretaris) sebanyak 1 orang serta satu orang lagi dipilih oleh pengurus formatur. Sebab sekretaris itu ada dua orang. Setelah itu pengurus formatur akan menyusun kepengusan lengkap PGRI Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.

Menurut Purnomo, tahapan Konkab PGRI Kabupaten Probolinggo akan diawali pada 25 Oktober dengan agenda pembukaan secara daring (virtual) yang akan diikuti oleh seluruh PC melalui aplikasi zoom. Selanjutnya dilanjutkan pada tanggal 27 Oktober dengan agenda pengesahan jadwal acara, pengesahan tata tertib serta laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya.

“Puncaknya pada tanggal 30 Oktober 2021 dengan agenda pemilihan pengurus baru. Rencana awal disiapkan SDN Pajurangan. Namun setelah diadakan survey pemetaan oleh panitia pemilihan dipandang kurang memenuhi syarat. Akhirnya diputuskan di SMPN 1 Maron yang dinilai lebih representatif dan mudah dijangkau karena berada di tengah-tengah,” terangnya.

Hanya saja terang Purnomo, ini masih dalam tahap rencana dari pengurus PGRI Kabupaten Probolinggo. Pasalnya masih akan dikonsultasikan dengan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo untuk nantinya disetujui atau tidak.

“Kami juga akan menghadap ke Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo untuk menyampaikan rencana pelaksanaan Konkab PGRI ini. Jika memungkinkan kami juga akan menghadap Bapak Plt Bupati Probolinggo. Mungkin ada masukan-masukan yang bisa kita tindaklanjuti, karena masih dalam pandemi Covid-19,” terangnya.

Lebih lanjut Purnomo menyampaikan bahwa Konkab PGRI Kabupaten Probolinggo dengan agenda utama pemilihan pengurus baru ini akan diikuti oleh 600 orang lebih sebagai pemilik suara.

“Untuk menghidari terjadinya kerumunan, maka nanti untuk kehadirannya akan dibuat per sesi dan diatur jamnya. “Total undangannya ada 600 orang lebih karena itu terdiri dari utusan PC sesuai AD/ART serta pengurus ranting,” ungkapnya.

Purnomo mengharapkan Konkab PGRI Kabupaten Probolinggo ini berjalan sesuai dengan AD/ART, penuh kekeluargaan dan penuh persahaban, tetap dalam soliditas PGRI dan berfikir PGRI ke depan untuk bisa melayani anggota sebagai organisasi profesi, sebagai organisasi perjuangan dan sebagai organisasi ketenagakerjaan sehingga PGRI bisa bermitra dengan siapapun.

“Kami juga berharap dengan Konkab PGRI ini nantinya terpilih kepengurusan yang solid, melindungi, semakin melayani anggota dan terus memperjuangkan nasib anggota terutama GTT untuk bisa terangkat semua baik PPPK maupun PNS,” harapnya. (wan)