Monday, September 20, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Warga Sumberkedawung dan Sapikerep Positif Virus Corona

Warga Sumberkedawung dan Sapikerep Positif Virus Corona

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Jumlah warga Kabupaten Probolinggo yang terinfeksi positif Corona Virus Disease (COVID-19) hingga Kamis (18/6/2020) malam kembali bertambah sebanyak 2 (dua) orang. Yakni dari Desa Sumberkedawung Kecamatan Leces dan Desa Sapikerep Kecamatan Sukapura.

“Tambahan 2 (dua) orang terkonfirmasi positif COVID-19 ini merupakan Klaster Pelangi karena sumber penularannya terjadi secara horizontal dan tidak jelas dari mana. Yakni, perempuan berusia 68 tahun dari Desa Sumberkedawung Kecamatan Leces dan perempuan berusia 52 tahun dari Desa Sapikerep Kecamatan Sukapura,” kata Juru Bicara Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.

Menurut Anang, untuk orang positif COVID-19 yang dari Desa Sumberkedawung Kecamatan Leces ini mengikuti rapid test massal yang dilaksanakan di Pasar Leces dan hasilnya reaktif. Kemudian dimasukkan ke tempat isolasi di Kecamatan Sumberasih. Selanjutnya diswab dan hari ini hasilnya keluar dari BBTKL Surabaya positif.

“Untuk yang dari Desa Sumberkedawung Kecamatan Leces sempat dirawat di RSUD dr. Mohammad Saleh Kota Probolinggo. Harapannya malam ini atau paling tidak besok pagi bisa langsung bergeser ke RSUD Tongas atau rumah pengawasan Kabupaten Probolinggo untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dengan pengawasan ketat dari petugas medis Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.

Sementara yang dari Desa Sapikerep Kecamatan Sukapura ini jelas Anang juga tidak jelas penularannya. Yang bersangkutan bertugas di rumah sakit, tiba-tiba ada keluhan sakit dan kemudian diminta untuk di rapid test.

“Setelah dilakukan rapid test hasilnya ternyata reaktif dan langsung diisolasi. Kemudian dilakukan pemeriksaan swab dan hari ini keluar hasilnya dari BBTKL Surabaya positif,” terangnya.

Anang menerangkan selain di Desa Sapikerep Kecamatan Sukapura, dia juga mempunyai rumah di Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo. Sehingga dia sering tinggal di rumah yang ada di Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo.

“Untuk yang dari Desa Sapikerep Kecamatan Sukapura ini akan masuk ke rumah pengawasan Kabupaten Probolinggo untuk dilakukan isolasi dengan pengawasan ketat dari petugas medis dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

Lebih lanjut Anang menambahkan untuk trackingnya sebenarnya sudah dilakukan semuanya saat yang bersangkutan dinyatakan reaktif rapid test, cuma nanti akan diperdalam lagi masalah trackingnya untuk mengetahui kontak-kontak erat yang sudah dilakukan oleh keduanya.

“Yang pasti apapun nanti hasil tracking orang-orang yang pernah kontak dan dekat akan dilakukan pemeriksaan rapid serta akan langsung kita lakukan pemeriksaan swab,” pungkasnya. (wan)